Kode iklan di atas
Dua Bulan Setelah Banjir, Tujuh Jembatan di Sawang Aceh Utara Belum Diperbaiki.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
| Jembatan yang hancur karena banjir di Desa Rambong Payong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (31/1/2026) |
Blogger.com ------ Tujuh jembatan yang rusak akibat banjir pada November 2025 hingga hari Sabtu (31/1/2026) masih belum dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.
Tujuh jembatan tersebut terletak di Desa Riseh Tunong, Rambong Payong, Blang Cut, Riseh Tengoh, Blang Tarakan, Sawang Alue Parang, serta Desa Lhok Cut. Situasi ini mendorong masyarakat untuk mempertaruhkan hidup mereka dan mengeluarkan biaya tambahan dalam melaksanakan aktivitas.
Sementara itu, jembatan yang telah selesai dibangun saat ini hanya berupa jembatan sementara tipe gantung di Desa Lhok Kuyun dan Desa Tengoh. Sementara itu, jembatan tipe *bailey* yang sedang dalam tahap pembangunan terletak di Desa Keude Sawang, Teupin Rusep, dan Desa Kubu.
Penduduk Mengandalkan Rakit yang Dikenakan Biaya.Salah satu penduduk Desa Riseh Tengoh, Munandar (40), meminta agar pemerintah segera membangun jembatan yang permanen karena jembatan tersebut sangat penting untuk transportasi barang dan orang.
Munandar mengharapkan bahwa pembangunan tidak hanya berupa jembatan sementara. "Jika memungkinkan, mohon dibangun jembatan permanen, karena saat ini kami sudah dua bulan menyeberangi sungai menggunakan rakit. "
Oleh karena itu, produk ini tahan lama dan memungkinkan kami untuk membawa semua hasil pertanian ke pasar,” tambahnya. Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Saiful Bahri (55), penduduk Desa Rambong Payong.
Ia merasakan simpati terhadap anak-anak sekolah yang harus menghadapi kesulitan untuk menyeberangi sungai setiap hari tanpa adanya jembatan yang memadai.
Jembatan yang kami miliki telah rusak. "Kami berharap jembatan ini segera dibangun, karena sangat disayangkan jika anak-anak sekolah juga harus melintasi tempat ini," ucapnya.
Hambatan Ekonomi yang Dihadapi oleh Petani
Camat Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Mazinuddin, mengungkapkan bahwa informasi mengenai semua jembatan yang mengalami kerusakan telah disampaikan kepada pihak yang berwenang agar segera ditindaklanjuti. Ia menyatakan bahwa adanya jembatan sangat berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat di daerah tersebut, yang sebagian besar berprofesi sebagai petani.
Setelah jembatan selesai dibangun, para petani kami dapat kembali ke lahan pertanian mereka. Oleh karena itu, dapat menjadi mandiri secara finansial dan tidak mengharapkan uluran tangan. "Para petani kami adalah individu yang sangat bekerja keras, tetapi mereka menghadapi kesulitan dalam akses menuju kebun," ungkap Mazinuddin.
Tanpa adanya jembatan yang memadai, produk pertanian masyarakat sulit dipasarkan secara optimal, sehingga pemulihan ekonomi setelah bencana di Kecamatan Sawang berlangsung dengan lamban.
Nara Sumber Munandar , Bahri ( Warga Sekitar )
Dan
Mazinuddin ( Camat Sawang )
Penulis Berita Raden Dede Sudrajat
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar