Kode iklan di atas
Tiga sungai besar melimpah, sehingga beberapa area di Karawang terendam banjir.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
| Banjir di akses Pasar Cilamaya akibat meluapnya Sungai Cilamaya, Jumat (30/1/2026). |
Blogger.com ---- Hujan lebat menyebabkan banjir di beberapa daerah di Karawang, Jawa Barat, pada hari Jumat, (30/1/2025), disebabkan oleh meluapnya tiga sungai besar, yaitu Citarum, Cibeet, dan Cilamaya.
Meluapnya Sungai Citarum dan Cibeet mengakibatkan terjadinya banjir di bagian barat Karawang, mencakup Desa Karangligar, Mekarmulya, Mulyajaya, Parungsari di Kecamatan Telukjambe Barat, Desa Purwadana di Kecamatan Telukjambe Timur, serta Kelurahan Tanjungpura, Karawang Kulon, Tanjungmekar, dan Mekarjati di Kecamatan Karawang Barat. Ratusan warga yang sempat meninggalkan tempat pengungsian kini harus kembali mengungsi ke lokasi-lokasi seperti Kantor Desa Karangligar, Resinda, dan Gempol.
Asep Saefulloh, penduduk Dusun Pangasinan, Desa Karangligar, melaporkan bahwa banjir telah terulang sejak hari Kamis (29/1/2026). Pada hari Jumat, tinggi air semakin bertambah, hampir mencapai atap rumah.
Banjir yang Ketiga pada Tahun 2026
Atta Mustopa, seorang penduduk Perumahan Karaba Indah, Desa Wadas, menyatakan bahwa ini merupakan banjir ketiga yang terjadi di rumahnya pada awal tahun 2026.
Tinggi air di Perumahan Karaba mencapai antara 30 hingga 80 sentimeter, sehingga mengharuskan penghuni untuk evakuasi. Lukman, seorang warga Desa Purwadana di Kecamatan Telukjambe Timur, melaporkan bahwa rumahnya terendam air setelah sebelumnya sempat mengalami surut selama dua hari.
Di bagian timur, banjir dari Sungai Cilamaya menyebabkan daerah Kecamatan Cilamaya Wetan dan beberapa desa di Kabupaten Subang terendam air.
Tatang, penduduk Desa Cilamaya, mengungkapkan bahwa banjir mulai menggenangi rumahnya pada Jumat siang, dan peristiwa yang sama telah terjadi bertahun-tahun yang lalu.
Menurut informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, terdapat 31 desa di 13 kecamatan yang terkena banjir, dengan 31. 402 individu dari 10. 962 keluarga terpengaruh.
Dari total tersebut, terdapat 1. 748 anak balita, 443 bayi, 745 orang lanjut usia, dan 86 perempuan hamil. Sebanyak 9. 674 rumah terpengaruh, dan 1. 988 penduduk harus mengungsi. Selain itu, banjir juga telah merendam 4. 727 hektar ladang pertanian dan 4. 079 hektar kolam ikan.
Nara Sumber Asep Saefulloh ( Penduduk Dusun Pangasinan )
Dan
Atta Mustofa ( Penduduk Perumahaan Karaba Indah
Penulis Berita Raden Dede Sudrajat
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar