Kode iklan di atas

Masalah yang Kompleks di Pasar Kramat Jati: Tumpukan Sampah yang Tinggi dan Dinding TPS yang Belum Diperbaiki

Gambar
  Kondisi sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (31/3/2026) JAKARTA, Blogger.com --- Dinding di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, roboh diduga disebabkan oleh tekanan dari tumpukan sampah yang menggunung. Dinding tersebut tumbang sejak Januari 2026 akibat sampah yang menumpuk dan memberikan tekanan pada struktur dinding, namun hingga saat ini perbaikan belum dilakukan. Material beton serta tiang dinding tampak runtuh hingga masuk ke saluran air di bagian belakang Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tersebut. Selain itu, banyak tumpukan sampah sayuran dan buah dari TPS juga terlihat terbawa ke saluran air. Di belakang area TPS terdapat lahan kosong yang biasanya digunakan anak-anak untuk bermain dan juga ada jalan setapak yang sering digunakan masyarakat. Kekhawatiran terhadap Keamanan Warga Seorang warga bernama Susi (40) menyampaikan bahwa jalan setapak yang dekat dengan TPS yang dindingnya roboh sering dilalui oleh masyarakat. Oleh karena itu, ia merasa khawatir akan keselam...

H-4 Lebaran, Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperketat pemeriksaan kendaraan di Terminal Pulo Gebang

 

Suasana pemudik dan bus di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (17/3/2026).

Jakarta (Blogger.com) - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meningkatkan pengawasan kelaikan kendaraan atau ramp check pada semua bus di Terminal Terpadu Pulo Gebang empat hari (H-4) sebelum Lebaran

Dalam melaksanakan pemeriksaan ramp, kami tentunya akan melakukannya di setiap terminal secara terpisah. Di Terminal Pulo Gebang, pemeriksaan semakin ketat dilakukan oleh Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Ujung Menteng yang memeriksa setiap bus yang akan berangkat dari terminal terpadu ini," ungkap Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan, di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, pada hari Selasa.

Kegiatan pemeriksaan ramp dilakukan secara berkala guna memastikan keselamatan dan kesiapan semua armada bus yang akan digunakan oleh masyarakat selama mudik Lebaran.

Pemeriksaan ini mencakup berbagai unsur penting dari kendaraan, termasuk sistem rem, keadaan ban, penerangan, serta kelengkapan dokumen kendaraan.

"Proses ini dilakukan untuk menjamin bahwa bus yang membawa para pemudik benar-benar dalam keadaan aman dan siap untuk beroperasi," kata Ujang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan hingga saat ini, Dinas Perhubungan DKI masih menemukan beberapa catatan teknis pada beberapa kendaraan

Walaupun begitu, hasil temuan tersebut dianggap masih berada dalam batas yang dapat diterima dan tidak memengaruhi kelayakan operasional kendaraan.

Namun, Dinas Perhubungan DKI Jakarta tetap memberikan catatan kepada perusahaan otobus (PO) jika terdapat kekurangan pada kendaraan mereka.

Apabila kondisi bus dinilai tidak sesuai dengan standar keselamatan, maka pihak penyelenggara diminta untuk segera melakukan perbaikan atau bahkan mengganti armada yang akan digunakan.

"Jika catatannya banyak dan kekurangannya cukup signifikan, maka kami akan meminta kepada PO atau pemilik bus untuk menukar kendaraannya dengan yang lebih layak agar dapat mengangkut penumpang dengan aman dan selamat sampai tujuan," ungkap Ujang.

Sebagaimana diketahui, Terminal Terpadu Pulo Gebang adalah terminal bus terbesar di Jakarta yang berfungsi sebagai salah satu lokasi utama keberangkatan para pemudik menuju berbagai wilayah di Pulau Jawa dan Sumatera.

Menjelang hari raya Lebaran, kegiatan di terminal tersebut umumnya mengalami peningkatan sejalan dengan bertambahnya jumlah penumpang yang pergi ke desa asal mereka.

Melalui pemeriksaan kendaraan secara teratur, Dishub DKI mengharapkan semua armada bus yang beroperasi selama masa mudik dapat memenuhi ketentuan keselamatan yang berlaku.

Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan di jalan dan memastikan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman sampai tiba di kampung halaman.



Nara Sumber                          Ujang Harmawan

                               Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta

Penulis berita                         Raden Dede Sudrajat

Referensi                                  Antaranews.com/berita


Komentar

Postingan populer dari blog ini