Kode iklan di atas

Masalah yang Kompleks di Pasar Kramat Jati: Tumpukan Sampah yang Tinggi dan Dinding TPS yang Belum Diperbaiki

Gambar
  Kondisi sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (31/3/2026) JAKARTA, Blogger.com --- Dinding di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, roboh diduga disebabkan oleh tekanan dari tumpukan sampah yang menggunung. Dinding tersebut tumbang sejak Januari 2026 akibat sampah yang menumpuk dan memberikan tekanan pada struktur dinding, namun hingga saat ini perbaikan belum dilakukan. Material beton serta tiang dinding tampak runtuh hingga masuk ke saluran air di bagian belakang Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tersebut. Selain itu, banyak tumpukan sampah sayuran dan buah dari TPS juga terlihat terbawa ke saluran air. Di belakang area TPS terdapat lahan kosong yang biasanya digunakan anak-anak untuk bermain dan juga ada jalan setapak yang sering digunakan masyarakat. Kekhawatiran terhadap Keamanan Warga Seorang warga bernama Susi (40) menyampaikan bahwa jalan setapak yang dekat dengan TPS yang dindingnya roboh sering dilalui oleh masyarakat. Oleh karena itu, ia merasa khawatir akan keselam...

Pabrik Helm di Bogor Terbakar, Kerugian Diperkirakan Mencapai Puluhan Miliar.

 

Sebanyak 4 gedung pabrik helm di kawasan Kecamatan Rumpin, Bogor, Jawa Barat, Senin (30/3/2026), dilalap si jago merah.

KABUPATEN BOGOR, Blogger.com - Empat gedung dari pabrik helm yang terletak di Kecamatan Rumpin, Bogor, Jawa Barat, telah dilanda kebakaran. Kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.

"Kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan miliaran rupiah karena semua bangunan, yang terdiri dari 4 gedung pabrik produksi dan gudang penyimpanan, telah habis terbakar, termasuk bahan baku helm yang berada cukup dekat dengan lokasi kebakaran," ungkap Kapolsek Rumpin, AKP Suyoko, pada hari Senin (30/3/2026).

Ia menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa atau luka-luka akibat peristiwa tersebut. Kebakaran pertama kali diketahui oleh para karyawan sekitar pukul 09. 30 WIB pada hari Senin (30/3).

"Ketika para karyawan pabrik helm sedang menjalankan pekerjaan seperti biasa, tiba-tiba muncul percikan api dari area pengecatan helm," jelasnya.

Tidak lama setelah itu, terlihat gumpalan asap dan api muncul dari salah satu ruangan. Api dengan cepat membesar, dan para karyawan pun berlarian keluar untuk mencari air dan berusaha memadamkan api semampu mereka.

"Namun, api semakin membesar dan membakar sebagian gedung pabrik helm tersebut," tambahnya.

Petugas keamanan pabrik kemudian melakukan evakuasi terhadap karyawan yang masih berada di dalam pabrik helm tersebut.

Diketahui bahwa petugas pemadam kebakaran masih berjuang untuk memadamkan api di pabrik helm yang terletak di kawasan Kecamatan Rumpin. Masih terdapat titik api di lokasi kejadian.

"Masih ada titik api yang tersisa di satu tempat, yaitu di area penyimpanan cat dan tiner," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa.

Dalam video yang dibagikannya, api kembali terlihat menyala. Api muncul di area yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan tiner. Asap hitam pun terlihat mengepul ke udara.

"Petugas atau anggota Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor sedang berusaha untuk memadamkan dan mengendalikan api," lapor petugas tersebut dalam video yang disiarkan.



Nara Sumber                       AKP Suryoko (   Kapolsek Rumpin  ) 

                                                 Yudi Santosa (   Kepala Dinas Pemadam Kebakaran 

                                                 Kabupaten Bogor  )

Penulis Berita                      Raden Dede Sudrajat

Referensi                               News.detik.com/berita

Komentar

Postingan populer dari blog ini