Kode iklan di atas

Masalah yang Kompleks di Pasar Kramat Jati: Tumpukan Sampah yang Tinggi dan Dinding TPS yang Belum Diperbaiki

Gambar
  Kondisi sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (31/3/2026) JAKARTA, Blogger.com --- Dinding di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, roboh diduga disebabkan oleh tekanan dari tumpukan sampah yang menggunung. Dinding tersebut tumbang sejak Januari 2026 akibat sampah yang menumpuk dan memberikan tekanan pada struktur dinding, namun hingga saat ini perbaikan belum dilakukan. Material beton serta tiang dinding tampak runtuh hingga masuk ke saluran air di bagian belakang Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tersebut. Selain itu, banyak tumpukan sampah sayuran dan buah dari TPS juga terlihat terbawa ke saluran air. Di belakang area TPS terdapat lahan kosong yang biasanya digunakan anak-anak untuk bermain dan juga ada jalan setapak yang sering digunakan masyarakat. Kekhawatiran terhadap Keamanan Warga Seorang warga bernama Susi (40) menyampaikan bahwa jalan setapak yang dekat dengan TPS yang dindingnya roboh sering dilalui oleh masyarakat. Oleh karena itu, ia merasa khawatir akan keselam...

Banjir Melanda Bangka Barat, Jalan Tidak Bisa Dilalui dan Bangunan Toko Hancur

 

Ruas jalan putus di Cupat, Bangka Barat, Selasa (9/12/2025).(Dok. Pusdalop BPBD Babel.)

Bogor, Jawa barat - Bagian jalan di Dusun Sinar Kelabat, Desa Cupat, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung terputus karena terkena dampak banjir.

Hingga saat ini, akses jalan tersebut masih belum bisa dilalui oleh kendaraan bermotor beroda empat.

Sementara waktu, jalan yang terputus telah dihubungkan dengan jembatan darurat yang dibuat dari papan kayu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Belitung, Budi Utama, menguraikan bahwa kerusakan pada akses jalan terjadi akibat gorong-gorong yang terbawa oleh aliran banjir.

"Dugaan awal disebabkan oleh curah hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir," kata Budi saat dihubungi pada Selasa (9/12/2025).

Budi menekankan bahwa semua anggota BPBD saat ini siap siaga untuk memantau dan membantu mengevakuasi warga di daerah yang terkena bencana.

"Dia menyatakan bahwa untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak, perlu bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat. "

Selain jalan yang terputus, aliran banjir juga merobohkan sebuah bangunan toko milik penduduk di lokasi yang sama.

Petugas BPBD terus melakukan pencatatan di berbagai daerah yang terkena dampak banjir dan memastikan bahwa tidak ada korban jiwa.

Saat ini, Bangka Belitung berada dalam kondisi siaga menghadapi kemungkinan banjir yang berasal dari daerah hulu serta banjir disebabkan oleh pasang air laut atau rob.

Data sementara mencatat bahwa sebanyak 973 rumah terdampak banjir rob di Pangkalpinang dan 94 rumah di Bangka Tengah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang memperkirakan bahwa hujan deras yang disertai angin kencang dan petir masih akan berlangsung di daerah Bangka Belitung.



Sumber : Kompas.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon