Kode iklan di atas
Tim SAR di Lokasi Bencana Sumatera Mulai Mengalami Kelelahan Ekstrem dalam Sepekan.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Bogor, Blogger.com -
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menginformasikan bahwa
petugas SAR gabungan mengalami kelelahan yang sangat berat. Hal ini terjadi
setelah mereka beroperasi selama tujuh hari tanpa henti dalam respon bencana di
Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kepala
Basarnas, Mohammad Syafii, menyampaikan dalam sebuah rapat dengan Komisi V DPR
RI di Jakarta pada hari Senin (1/12) bahwa tim SAR bekerja 24 jam tanpa henti
di tengah kondisi medan yang sulit, kurangnya komunikasi, dan cuaca yang
ekstrem, yang mengharuskan mereka memiliki stamina yang lebih.
Keadaan
ini terjadi karena anggota tim SAR yang ditempatkan di lokasi-lokasi terpencil
harus berjalan berjam-jam melewati medan yang licin dan terjal tanpa adanya
kontak radio yang memadai, sehingga tekanan fisik dan mental mereka sangat
tinggi.
"Operasi
ini akan terus kami lakukan. Jika masih ada kemungkinan untuk menemukan
korban-korban. Operasi hanya akan dihentikan jika pencarian korban sudah tidak
lagi efektif," ungkap Syafii dalam pertemuan di Gedung MPR/DPR, Jakarta
Pusat, Senin (1/12/2025).
Beberapa
anggota tim, lanjutnya, telah menjalani tugas lebih dari 72 jam tanpa istirahat
ketika terjadi banjir bandang dan longsor secara bersamaan, khususnya di daerah
Agam dan Tapanuli Selatan.
Selanjutnya,
Basarnas menambah jumlah personel cadangan dengan mengerahkan KN Ganesha dari
Jakarta serta Kantor SAR Pekanbaru untuk menggantikan petugas yang sudah
kelelahan di Aceh dan Sumatera Barat.
Sementara
itu, di Sumatera Utara, peningkatan beban kerja terjadi akibat banyaknya desa
yang terisolasi dan hanya dapat dijangkau melalui helikopter, sehingga tim
harus melakukan evakuasi udara berkali-kali dalam sehari.
"Dukungan dari berbagai pihak terus mengalir agar operasi kemanusiaan ini dapat berjalan dengan baik hingga semua korban berhasil ditemukan,
Apa
yang dimaksud dengan Kelelahan Ekstrem?
Kelelahan
yang parah atau fatigue adalah suatu kondisi kelelahan yang sangat dalam dan
berlangsung lama, yang tidak membaik meskipun sudah beristirahat, sehingga
dapat mengganggu kegiatan sehari-hari secara signifikan.
Menurut
Better Health Australia, kelelahan yang parah dapat berpengaruh pada fisik,
mental, dan emosional seseorang dan dapat meliputi:
- Merasa mengantuk atau tidak memiliki cukup energi.
- Nyeri kepala
- Kepala terasa tidak nyaman.
- Nyeri atau sakit pada otot.
- Otot mengalami penurunan kekuatan.
- · Refleks dan reaksi menjadi lebih lambat.
- Masalah dalam proses pengambilan keputusan
- Kondisi emosional yang tidak stabil.
- Gangguan dalam koordinasi antara tangan
dan mata.
- Mengalami hilangnya minat untuk makan.
- Pengurangan kemampuan sistem imun.
- Penglihatan yang tidak jelas.
- Konsentrasi yang rendah
- Motivasi yang minim
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar