Kode iklan di atas
Air Kali Baru yang meluap telah merendam 30 rumah di Cililitan, tetapi kini perlahan-lahan mulai surut.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Jakarta, Blogger.com ---- Banjir pernah menggenangi banyak rumah warga di Jalan Raya Bogor, khususnya dekat Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur, pada hari Senin (12/1/2026). Ketua RT 03 RW 15 Cililitan, Fahrizal, menyatakan bahwa banjir tersebut terjadi akibat meluapnya Kali Baru setelah hujan yang sangat deras. "Namun, saat ini terdapat sekitar hampir 30 rumah yang terkena banjir," ungkap Fahrizal saat dijumpai pada hari Senin.
Ia menjelaskan bahwa area tersebut sering mengalami banjir sejak terjadinya longsor di sekitar saluran Kali Baru beberapa bulan yang lalu. Walaupun sudah ada perbaikan, genangan air tetap muncul setiap kali hujan lebat bersama aliran air dari Bogor dan daerah sekitarnya.
Alhamdulillah, saat ini pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk menangani situasi ini, bukan? "Prosesnya sudah hampir mencapai 100 persen, namun sering kali mengalami genangan air," ujarnya. Fahrizal mengharapkan agar pemerintah melakukan pembersihan Kali Baru untuk mencegah terjadinya banjir di masa mendatang. Saya berharap Kali Baru ini dapat dikeruk, bukan? Agar warga tidak mengalami banjir, demikian saya sampaikan, "ujarnya. "Secara bertahap mundur, aktifkan pompa.
Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasi Ekbang) di Kelurahan Kramat Jati, Amirudin, menyatakan bahwa banjir disebabkan oleh kondisi cuaca yang ekstrem, yang mengakibatkan volume air di Kali Baru meluap ke permukaan jalan.
Karena kondisi cuaca yang ekstrem, maka banyak air yang tumpah ke jalan. "Oleh karena itu, permasalahannya adalah Kali Baru tersebut telah penuh dan meluap," ujar Amirudin. Ia menyatakan bahwa genangan air mulai muncul sejak pukul 08. 00 WIB.
Namun, keadaan saat ini sudah mulai membaik seiring dengan pengoperasian pompa di lokasi tersebut. Dari pagi, sekitar waktu 08. 00 WIB hingga 09. 00 tadi. Namun, situasinya kini sudah menunjukkan perbaikan, kondisi sudah mulai membaik. Semoga Kali Baru dapat segera surut. "Apabila Kali Baru sudah berada di bawah, barulah kita melakukan pemompaan," jelasnya.
Amirudin juga menegaskan bahwa pihak kelurahan telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk mendukung penanganan bencana banjir.
Untuk mengatasi masalah ini, kita akan menggunakan pompa Alkon terlebih dahulu, sambil mengurangi aliran air di jalan agar akses lalu lintas menjadi lebih lancar. "Kami juga sedang berkoordinasi dengan pihak Pemadam Kebakaran untuk pompa berikutnya agar penanganan genangan air di jalan dapat lebih cepat," jelasnya.
Penulis RDS
Nara Sumber AMR
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar