Kode iklan di atas

Kronologi Penemuan Macan Tutul Terjerat di Permukiman Warga Gunung Mas Puncak Bogor, Berasal dari Gunung Pangrango.

Gambar
  Petugas saat mengevakuasi macan tutul yang masuk ke permukiman warga di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat, 3 April 2026. Blogger.com  - Sebuah macan tutul yang ditemukan di lingkungan Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, diketahui berasal dari hutan Gunung Pangrango. Saat ini, satwa liar tersebut sedang ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bekerja sama dengan tim Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Asisten Manajer Legal dan Umum PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin menjelaskan bahwa macan tutul tersebut berasal dari pegunungan dan memasuki permukiman warga Gunung Mas sebelum terjerat. “Satwa ini datang dari kawasan Pegunungan Pangrango, memasuki kawasan Gunung Mas, lalu terjebak dalam jeratan dan kemudian diberi bius oleh pihak BKSDA dan Taman Safari,” ujarnya pada hari Jumat, 3 April 2026. Asep menambahkan bahwa keberadaan macan tutul ini telah diketahui oleh warga, terutama di Kampung Batik. Satwa tersebu...

Banjir di Karawang, Warga yang Hilang Ditemukan Sudah Meninggal Dunia.

 

Foto udara banjir merendam permukiman dan persawahan di Desa Karangligar, Telukjambe, Karawang, Jawa Barat, Senin (19/1/2026). Berdasarkan data BPBD Karawang, banjir yang dipicu curah hujan tinggi serta meluapnya Sungai Sungai Citarum dan Sungai Cibeet berdampak kepada 6.596 warga di 13 kecamatan.

Blogger.com --- Banjir yang terjadi di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengakibatkan adanya korban jiwa. Seorang penduduk yang sebelumnya dinyatakan hilang ditemukan telah meninggal dunia setelah diduga tenggelam di lokasi banjir.

Korban dikenal dengan nama Adi Suwardi, penduduk Dusun Pangasinan RT 001 RW 001, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat. "Korban telah diidentifikasi sebagai Adi Suwardi, penduduk Dusun Pangasinan RT 001 RW 001, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat," ungkap Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, di Karawang, pada hari Selasa (20/1/2026).

Dilaporkan Tidak Ditemukan

Wildan menjelaskan bahwa pada hari Senin (19/1/2026) sekitar pukul 13. 00 WIB, keluarga korban telah melaporkan bahwa korban hilang.

Pada waktu itu, korban terakhir kali dilihat sedang berjalan sendirian di area yang terkena dampak banjir. Menanggapi laporan tersebut, Polsek Telukjambe Barat bersama Satpolairud Polres Karawang, BKO Ditpolairud Polda Jawa Barat, Brimob, TNI, BPBD Karawang, dan relawan Tagana segera melaksanakan pencarian dengan menjelajahi lokasi menggunakan perahu karet.

Korban telah ditemukan tenggelam di lokasi banjir pada hari Senin sekitar pukul 17. 00 WIB dalam keadaan meninggal. "Selanjutnya, dilakukan proses evakuasi dan penanganan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan," kata Wildan.

Setelah proses evakuasi selesai, petugas berkolaborasi dengan pihak-pihak yang relevan untuk melaksanakan pemeriksaan awal. Jasad korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.

Kesedihan yang Mendalam

Petugas kepolisian menyampaikan rasa duka yang mendalam dan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di area yang masih terkena dampak banjir, demi mencegah terulangnya kejadian serupa.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang telah mencatat bahwa banjir yang disebabkan oleh meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet telah menggenangi ribuan rumah di daerah Karawang dalam beberapa hari terakhir.

Menurut informasi dari BPBD Karawang, sebanyak 3. 162 rumah terkena dampak banjir yang tersebar di 26 desa dalam 12 kecamatan. Jumlah penduduk yang terpengaruh mencapai sekitar 13. 400 individu.

Desa Karangligar, yang terletak di Kecamatan Telukjambe Barat, adalah salah satu daerah yang mengalami dampak paling berat. Ketinggian air di area tersebut sudah dilaporkan hampir mencapai dua meter.




Nara Sumber                         Wildan

Penulis                        Raden Dede Sudrajat





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon