Kode iklan di atas
Banjir di Pandeglang: 25. 000 Orang Terpengaruh, 2 Kecamatan Masih Kebanjiran
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Blogger.com --- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menginformasikan bahwa sebanyak 25. 000 orang terpengaruh oleh banjir yang terjadi di 12 kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Banten.
Selain itu, bencana ini masih menyebabkan dua kecamatan terendam dan menjadi perhatian utama bagi petugas dalam penanganannya. Kepala BPBD Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, menyampaikan bahwa sebagian besar dari 12 kecamatan yang terkena dampak telah mengalami penurunan air. Dari 12 kecamatan, syukur Alhamdulillah sebagian besar sudah mengalami penurunan. "Pada saat ini, hanya dua kecamatan yang masih terendam dan terus kami tangani, namun tren situasinya menunjukkan perbaikan," ungkap Riza melalui telepon, Rabu (14/1/2025).
Berdasarkan informasi awal dari BPBD, banjir mempengaruhi sekitar 7. 000 kepala keluarga yang terdistribusi di 40 desa. Hingga saat ini, masih ada warga yang tinggal di tempat pengungsian.
Faktor-Faktor Penyebab Banjir
Riza menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, sejalan dengan datangnya puncak musim hujan.
Situasi ini mengakibatkan aliran air sungai bertambah dan meluap.
Curah hujan yang besar menyebabkan aliran air di sungai seperti Ciliman tidak dapat tertampung. "Di samping itu, di daerah hilir juga terjadi pasang laut, yang mengakibatkan aliran air menuju laut menjadi terhambat," ujarnya. Mengenai video yang menjadi viral dan mengklaim adanya banjir bandang di daerah Sumur, Riza menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan.
Arus air memang kuat karena sungai mengalirkan volumenya ke laut. "Namun, syukurlah tidak ada yang menjadi korban atau terluka," ujarnya.
BPBD Pandeglang telah mengambil langkah-langkah penanganan sejak awal peristiwa, termasuk mendistribusikan bantuan logistik darurat serta memantau kondisi di lapangan sesuai dengan prosedur operasional yang telah ditetapkan. Kami telah siap sejak awal dengan melakukan koordinasi bersama BMKG. "Penanganan keadaan darurat dan penyediaan bantuan logistik masih berlangsung," katanya.
Penulis RDS
Nara Sumber RAK
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar