Kode iklan di atas
Banjir di Subang: 4. 292 Orang Terkena Dampak, Warga Mengungsi di Bawah Flyover.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Blogger.com ----- Banjir yang menggenangi daerah Pamanukan di Kabupaten Subang, Jawa Barat, semakin meluas. Tinggi air di Desa Mulyasari melebihi 1 meter, sehingga tidak dapat dihuni. Oleh karena itu, penduduk memutuskan untuk mencari tempat berlindung di berbagai lokasi, termasuk di masjid dan di bawah jembatan layang.
Berdasarkan pengamatan Kompas. com pada hari Senin (26/1/2026), sejumlah kepala keluarga yang mengungsi di bawah Flyover Pamanukan hanya menggunakan tikar sebagai alas. Sebagian besar dari mereka adalah orang tua dan anak kecil. Di Pamanukan, berdasarkan informasi dari Pemdes Mulyasari, terdapat 1. 464 KK yang terkena dampak banjir di Desa Mulyasari.
"Sebanyak 4292 orang terkena dampak banjir di Pamanukan, dengan ratusan di antara mereka telah mengungsi di dua masjid dan di bawah Flyover Pamanukan," kata Kepala Desa Mulyasari, Hasanudin Masawi, pada hari Senin (26/1/2026).
Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Banjir
Banjir di Pamanukan disebabkan oleh meluapnya Sungai Cigadung dan Kalemsema karena curah hujan yang tinggi sejak kemarin hingga pagi ini. "Saat ini, ketinggian banjir berkisar antara 20-120 cm," ujarnya. Hingga saat ini, para pengungsi belum menerima bantuan dari pihak-pihak yang berwenang. Dukungan baru diberikan oleh SPPG Pamanukan 1 dan siswa-siswa dari SMA Negeri 1 Pamanukan yang mendistribusikan makanan.
"Ini terdapat makanan MBG dari siswa yang tidak hadir di sekolah, kami kemas dan distribusikan kepada para pengungsi yang terkena dampak banjir di bawah flyover," ujar Idi, salah satu guru di SMAN 1 Pamanukan. Kurangnya bantuan menyebabkan para pengungsi mulai meminta sumbangan di jalan, berharap akan kedermawanan dari orang-orang yang lewat. Hingga saat ini, bantuan belum tersedia. Sebelumnya, telah diterima bantuan nasi bungkus dari pihak SPPG dan juga nasi bungkus dari siswa SMAN 1 Pamanukan. "Dan tidak semua pengungsi mendapatkan makanan karena mereka saling berebut," ucap Wawan, salah satu pengungsi.
Nara Sumber. Kepala Desa Mulyasari
Penulis Berita. Raden Dede Sudrajat
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar