Kode iklan di atas
Banjir Melanda 7 Kecamatan di Karawang, Masyarakat Diharapkan Waspada Terhadap Cuaca Ekstrem
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Blogger.com --- Banjir terjadi di beberapa daerah di tujuh kecamatan di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (14/1/2025). Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca yang ekstrem. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Usep Supriatna, menyatakan bahwa tujuh kecamatan yang terkena dampak banjir yaitu Kecamatan Pakisjaya, Batujaya, Tirtajaya, Cibuaya, Rengasdengklok, serta Telukjambe Barat, khususnya di Desa Karangligar.
Tinggi air pada banjir berbeda-beda, dimulai dari 20 sentimeter. "Pada saat ini, situasi mulai membaik," ujar Usep setelah melakukan peninjauan dan menyalurkan bantuan di Desa Telukbuyung, Kecamatan Pakisjaya, Karawang, pada hari Rabu (14/1/2025).
Usep menyatakan bahwa banjir terjadi akibat cuaca ekstrem dan sistem drainase yang terhambat oleh endapan lumpur serta sampah. Di Desa Telukbuyung, contohnya, banjir disebabkan oleh Kali Apur dan saluran drainase yang dangkal.
Bukannya Hanya Banjir
Tidak hanya banjir, berbagai bencana lainnya juga terjadi di daerah Karawang.
Contohnya, angin puting beliung yang menyebabkan rumah penduduk runtuh, tanah longsor, dan kebakaran. BPBD Karawang, menurut Usep, telah memberikan berbagai bantuan untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir.
Sebagai contoh, di Desa Telukbuyung, bantuan dikirim langsung karena letaknya yang jauh dari Kantor BPBD Karawang. Masyarakat diminta untuk berhati-hati terhadap cuaca yang ekstrem.
Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta melindungi diri dan lingkungan. Masyarakat diminta untuk memperhatikan kemungkinan terjadinya genangan dan banjir, terutama di daerah yang rentan terhadap aliran sungai, kawasan dataran rendah, serta permukiman yang memiliki sistem saluran air yang kurang memadai.
"Warga yang tinggal di kawasan perbukitan dihimbau untuk bersiap menghadapi kemungkinan terjadinya tanah longsor akibat hujan yang deras dan berkepanjangan," ujar Wildan.
Kemampuan Angin Kuat
Kapolres Karawang juga mengingatkan warga untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya angin kencang. Hal ini terutama dilakukan dengan memeriksa kondisi rumah, atap bangunan, pohon-pohon di sekitar area pemukiman, serta menjauhi aktivitas di luar rumah ketika cuaca ekstrem berlangsung. "Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan memprioritaskan keselamatan," ujarnya.
Kapolres Karawang, ujar Wildan, juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap insiden atau potensi bencana yang terjadi di sekitar mereka. Ia menyatakan di beberapa lokasi di wilayah Karawang, anggota Polri telah melakukan siaga banjir untuk memberikan bantuan kepada warga yang terpengaruh.
Wildan menyatakan bahwa Polres Karawang bersama pihak-pihak terkait akan terus melakukan pengawasan dan siap memberikan layanan serta arahan kepada masyarakat. "Kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem ini demi menjaga keselamatan bersama," ujarnya.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar