Kondisi genangan banjir merendam jalan utama penghubung antar kecamatan di Desa Katong, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Senin, 5 Januari 2025.
Bogor, Blogger. com – Hujan yang sangat deras menyebabkan banjir yang menggenangi banyak rumah penduduk di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada hari Senin (5/1/2026). Di samping pemukiman, genangan air yang mencapai ketinggian 60 sentimeter atau setinggi pinggang orang dewasa menghambat akses jalan utama antar-kecamatan serta mengganggu kegiatan pendidikan.
Keadaan yang paling parah terjadi di Desa Katong, Kecamatan Toroh. Jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Toroh dengan Kecamatan Penawangan tidak dapat dilalui karena terendam air setinggi sekitar 60 sentimeter, sehingga aktivitas lalu lintas masyarakat terhenti.
Dampak banjir juga dirasakan oleh sektor pendidikan. Siswa SD Negeri 2 Katong yang seharusnya kembali ke sekolah setelah libur panjang terpaksa menjalani pembelajaran dari rumah, karena bangunan sekolah terkena banjir.
Seseorang yang tinggal di Desa Katong, Puryanto, menyatakan bahwa banjir telah mulai menyebar ke daerah permukiman sejak Minggu (4/1/2026) sore, setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sepanjang hari. Sekitar 100 keluarga (KK) atau lebih dari 50 rumah terkena dampak banjir.
Air dari sungai melimpah dan memasuki desa. Setiap kali terjadi hujan yang sangat deras, situasinya selalu seperti ini. "Saat ini, sekolah juga harus diliburkan karena kedalaman air telah mencapai lutut hingga pinggang,” ungkap Puryanto.
Menurut penduduk, meluapnya Sungai Serang adalah faktor utama terjadinya banjir. Sungai yang mengalami sedimentasi yang parah dianggap tidak dapat lagi menampung aliran air saat hujan deras. Warga berharap pemerintah segera melakukan penormalan Sungai Serang.
Kepala Desa Katong, Sukarsono, mengonfirmasi bahwa banjir kali ini menyebabkan satu dusun, yaitu Dukuh Katong, terputus dari akses transportasi dan terisolasi.
Jalan penghubung antar-kecamatan terganggu. Warga di Dusun Jetis pernah terkurung karena dikelilingi oleh air. Sementara waktu, akses akan dialihkan melalui Desa Dimoro. Kami telah berkolaborasi dengan pihak kecamatan untuk memastikan bahwa pengerukan lumpur di Sungai Serang segera dilaksanakan," jelas Sukarsono.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan mencatat bahwa peningkatan intensitas hujan pada Minggu (4/1/2026) menyebabkan terjadinya banjir di beberapa lokasi di empat kecamatan. Walaupun air di beberapa tempat mulai menurun pada Senin pagi, Desa Katong masih menjadi daerah terendam yang menyebabkan kegiatan masyarakat belum dapat berlangsung normal.
Nara Sumber : Sukarsono ( Warga Sekitar )
Penulis : R. Dede Sudrajat
Komentar
Posting Komentar