Kode iklan di atas

Kronologi Penemuan Macan Tutul Terjerat di Permukiman Warga Gunung Mas Puncak Bogor, Berasal dari Gunung Pangrango.

Gambar
  Petugas saat mengevakuasi macan tutul yang masuk ke permukiman warga di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat, 3 April 2026. Blogger.com  - Sebuah macan tutul yang ditemukan di lingkungan Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, diketahui berasal dari hutan Gunung Pangrango. Saat ini, satwa liar tersebut sedang ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bekerja sama dengan tim Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Asisten Manajer Legal dan Umum PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin menjelaskan bahwa macan tutul tersebut berasal dari pegunungan dan memasuki permukiman warga Gunung Mas sebelum terjerat. “Satwa ini datang dari kawasan Pegunungan Pangrango, memasuki kawasan Gunung Mas, lalu terjebak dalam jeratan dan kemudian diberi bius oleh pihak BKSDA dan Taman Safari,” ujarnya pada hari Jumat, 3 April 2026. Asep menambahkan bahwa keberadaan macan tutul ini telah diketahui oleh warga, terutama di Kampung Batik. Satwa tersebu...

Banjir Selama 18 Hari di Juwana Pati, Penyaluran Bantuan Energi dan Logistik Dilakukan

 

Ilustrasi Banjir Pati.

Blogger.com ------ Banjir di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, telah terjadi selama 18 hari dan menggenangi 17 desa. Situasi ini mengakibatkan kegiatan warga terhambat, sementara dapur umum tetap sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak. Beberapa desa yang mengalami dampak dari banjir meliputi Desa Doropayung, Kedungpancing, Tluwah, Bumirejo, Kudukeras, Jepuro, Mintomulyo, dan Margomulyo.

Sebagai wujud perhatian terhadap warga yang terkena dampak, PT Pertamina (Persero) memberikan bantuan berupa logistik dan bahan bakar untuk mendukung operasional dapur umum serta aktivitas penanganan banjir di Kecamatan Juwana.

Bantuan itu diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden CSR dan Manajemen SMEPP PT Pertamina (Persero), Rudi Ariffianto, kepada Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, pada hari Rabu (28/1/2026).

Rudi Ariffianto menyatakan bahwa keberadaan Pertamina di Juwana adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk selalu hadir dalam situasi bencana di seluruh Indonesia. Alhamdulillah, pada hari ini kami dapat hadir secara langsung di Kecamatan Juwana untuk memberikan bantuan logistik dan bahan bakar. "Logistik ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur umum bagi warga yang masih terkena dampak banjir," kata Rudi.

Selain bantuan sembako, Pertamina juga menyediakan Dexlite untuk keperluan operasional alat berat dan Bright Gas LPG untuk mendukung kegiatan memasak di dapur umum. Karena keahlian kami dalam sektor energi, kami menyediakan bahan bakar minyak untuk alat berat dan gas LPG untuk dapur umum. "Ini telah menjadi kebiasaan Pertamina, kami selalu hadir dalam keadaan bencana sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab kepada masyarakat," jelasnya.

Rudi menyatakan bahwa Pertamina tidak hanya berkonsentrasi pada penanganan darurat, tetapi juga siap membantu dalam proses pemulihan dan mitigasi bencana melalui kerjasama berkelanjutan dengan pemerintah daerah. “Telah dilakukan diskusi dengan Bapak Pelaksana Tugas Bupati mengenai langkah-langkah ke depan, baik dalam hal mitigasi maupun pemulihan. ” Melalui program TJSL, Pertamina akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah, tidak hanya di Pati tetapi juga di daerah lainnya,” ujarnya.

Mengenai upaya pencegahan terhadap kelangkaan LPG 3 kilogram di daerah yang terkena dampak banjir, Pertamina menjamin bahwa pasokan akan tetap terjaga dengan baik. "Untuk wilayah yang terkena dampak banjir, kami akan menambah kuota LPG kami. "

"Apabila di lapangan masih diperlukan penambahan, kami bersedia mengambil langkah berikutnya seperti melakukan operasi pasar untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terjamin," ujar Rudi. Ia menjamin kepada masyarakat agar tidak cemas mengenai ketersediaan energi saat terjadi bencana.

Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memberikan penghargaan atas tindakan cepat Pertamina dalam mendukung penanganan banjir di Kecamatan Juwana. “Kami mengucapkan apresiasi kepada Pertamina yang pada hari ini telah memberikan bantuan sembako untuk dapur umum serta BBM Dexlite untuk operasional alat berat,” ungkap Risma. Sesuai pendapatnya,

Bantuan BBM itu sangat mendukung upaya normalisasi sungai-sungai di daerah Juwana, yang sampai saat ini tetap menjadi tugas besar bagi Pemerintah Kabupaten Pati. Masih terdapat sejumlah sungai di Kabupaten Pati yang perlu dilakukan normalisasi. "Bantuan bahan bakar minyak dari Pertamina ini sangat mempermudah tugas di lapangan," tuturnya.

Sebagai informasi, menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, saat ini masih ada 50 desa di 7 kecamatan yang terendam banjir. Detailnya mencakup Kecamatan Pati (7 desa), Juwana (9 desa), Kayen (5 desa), Jakenan (8 desa), Sukolilo (3 desa), serta Gabus (13 desa).



Penulis Berita.                   Raden Dede Sudrajat 


Nara Sumber.                     Rudi Ariffianto








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon