Kode iklan di atas

Masalah yang Kompleks di Pasar Kramat Jati: Tumpukan Sampah yang Tinggi dan Dinding TPS yang Belum Diperbaiki

Gambar
  Kondisi sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (31/3/2026) JAKARTA, Blogger.com --- Dinding di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, roboh diduga disebabkan oleh tekanan dari tumpukan sampah yang menggunung. Dinding tersebut tumbang sejak Januari 2026 akibat sampah yang menumpuk dan memberikan tekanan pada struktur dinding, namun hingga saat ini perbaikan belum dilakukan. Material beton serta tiang dinding tampak runtuh hingga masuk ke saluran air di bagian belakang Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tersebut. Selain itu, banyak tumpukan sampah sayuran dan buah dari TPS juga terlihat terbawa ke saluran air. Di belakang area TPS terdapat lahan kosong yang biasanya digunakan anak-anak untuk bermain dan juga ada jalan setapak yang sering digunakan masyarakat. Kekhawatiran terhadap Keamanan Warga Seorang warga bernama Susi (40) menyampaikan bahwa jalan setapak yang dekat dengan TPS yang dindingnya roboh sering dilalui oleh masyarakat. Oleh karena itu, ia merasa khawatir akan keselam...

BMKG: Hujan Ringan hingga Sedang Diperkirakan Akan Menghampiri Jakarta Hari Ini.

 


Blogger.com -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa sebagian besar daerah DKI Jakarta akan mengalami hujan pada Rabu (6/1/2026), dimulai dari pagi hingga malam.

Berdasarkan data dari BMKG yang diunggah di akun Instagram resmi, pagi ini hampir seluruh area Jakarta diperkirakan akan mengalami hujan ringan, mencakup wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan.

Sementara itu, kawasan Jakarta Timur diprediksi mengalami cuaca berawan dengan intensitas yang cukup tinggi. Hujan ringan yang diperkirakan memiliki intensitas 1–5 mm per jam dianggap cukup untuk membuat jalan menjadi licin, tetapi tidak berisiko menyebabkan banjir.

Pada siang hari, diperkirakan seluruh area Jakarta akan mengalami cuaca berawan tebal, tanpa ada pengecualian, dengan suhu udara berada di antara 28 hingga 30 derajat Celsius. Kondisi ini menunjukkan bahwa cuaca lebih stabil meskipun masih tetap lembap.

Pada sore hari, diperkirakan akan terjadi hujan dengan intensitas sedang yang akan melanda hampir seluruh kawasan Jakarta. Pengecualian berlaku di Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu, yang hanya mengalami cuaca berawan tebal.

Hujan sedang umumnya memiliki tingkat curah yang lebih besar dibandingkan hujan ringan, oleh karena itu, warga disarankan untuk membawa payung atau jas hujan ketika beraktivitas di luar.

Pada malam hari, diperkirakan hujan ringan akan tetap turun di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Diperkirakan bahwa Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu akan mengalami kondisi cuaca berawan tebal.

Kecepatan angin di mayoritas daerah Jakarta berada di antara 6 hingga 10 km/jam, sedangkan di Kepulauan Seribu, kecepatan angin lebih tinggi, mencapai 16 km/jam. Suhu minimal yang diperkirakan adalah 24 derajat Celsius, sedangkan suhu maksimalnya adalah 27 derajat Celsius.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap kemungkinan jalan yang licin saat hujan dan untuk memperhatikan informasi cuaca terbaru, khususnya bagi mereka yang berencana beraktivitas di luar ruangan.




Penulis.                  Raden Dede Sudrajat 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon