Kode iklan di atas

Aksi Peduli Lingkungan di Kawasan Puncak Bogor, EIGER Adventure Land Angkut 6 Ton Sampah dari Kawasan Hulu.

Gambar
  Relawan EIGER Adventure Land saat mengangkut sampah dalam aksi bersih lingkungan di kawasan Puncak Bogor. Kabupaten Bogor, Blogger. com – Usaha untuk melestarikan lingkungan di daerah hulu semakin diperkuat. EIGER Adventure Land bersama beberapa pihak berhasil mengangkat 6 ton sampah dari kawasan Puncak, Bogor, dalam kegiatan pembersihan lingkungan yang diselenggarakan pada pertengahan Maret 2026. Masalah sampah masih menjadi tantangan besar bagi Indonesia, terutama di daerah hulu seperti Puncak. Pembuangan sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat merusak ekosistem, mengganggu aliran air, serta meningkatkan risiko bencana seperti banjir dan tanah longsor di kawasan Puncak. Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, jumlah sampah nasional pada tahun 2023 mencapai sekitar 56 juta ton per tahun. Namun, hanya sekitar 39 persen dari jumlah tersebut yang dikelola dengan baik. Sedangkan 22 persen masih ditimbun di tempat pemrosesan akhir...

Hujan deras dan angin kuat diperkirakan akan berlangsung selama tiga hari ke depan di Madura, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

 

Ilustrasi hujan lebat. BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk 21-23 Januari 2026. 

Blogger.com --- Selama tiga hari ke depan, diperkirakan akan terjadi hujan petir dan angin kencang di wilayah Madura, pada hari Kamis, 22 Januari 2026. Prakirawan BMKG Trunojoyo, Imelia Nurul, menyatakan bahwa dalam tiga hari ke depan, kemungkinan terjadinya hujan deras dan angin kencang diperkirakan akan terjadi di daerah Madura.

"Pada hari ini, prakiraan cuaca menunjukkan kemungkinan terjadinya hujan disertai petir serta angin kencang," ujar Imelia. Ia menyatakan, sesuai dengan peringatan dini dari BMKG Juanda, pihaknya telah mengeluarkan empat rekomendasi kepada pemerintah daerah dan masyarakat di daerah Madura.

Pertama, BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk menjauhi lokasi yang rentan terhadap longsor dan banjir. Peringatan dini dilaksanakan baik di siang hari maupun di malam hari.

Kedua, pemerintah setempat dan masyarakat diharapkan untuk memperhatikan sistem saluran air agar dapat menampung air hujan pada saat musim hujan dengan intensitas tinggi.

Ketiga, BMKG mengajak masyarakat dan pemerintah untuk melakukan penanaman pohon guna memperkuat tanah serta meningkatkan penyerapan air, sehingga dapat mencegah terjadinya banjir di masa depan.

Rekomendasi keempat mendorong masyarakat serta pemerintah untuk secara terus-menerus mengikuti perkembangan informasi dan peringatan awal dari BMKG. "Untuk ramalan harian, kami selalu melakukan pembaruan cuaca dan kami perbarui. " Oleh karena itu, masyarakat di daerah Madura harus lebih berhati-hati," ungkap Imelia, menekankan bahwa pernyataan dari BMKG tidak hanya ditujukan kepada satu daerah tertentu saja.

Namun, informasi ini disampaikan kepada semua pemangku kepentingan yang relevan, termasuk pemerintah daerah di kawasan Madura. Sesuai dengan pendapatnya, informasi telah disampaikan melalui saluran koordinasi BMKG. Kepada BPBD, pemerintah daerah, maupun lembaga teknis lainnya. "Oleh karena itu, informasi yang kami berikan dapat diambil langkah lebih lanjut sesuai dengan otoritas yang dimiliki masing-masing," ujarnya.




Nara Sumber.          Imelia

Penulis.           Raden Dede Sudrajat 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon