Kode iklan di atas
Hujan yang sangat deras menyebabkan banjir yang merendam puluhan rumah di Cibinong, Bogor.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Bogor, Blogger.com --- Banyak rumah di Desa Pabuaran Mekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, mengalami inundasi dengan ketinggian air mencapai 70 cm sejak pagi hari Senin (12/1/2026) disebabkan oleh limpahan Kali Jantung setelah curah hujan yang sangat deras di wilayah tersebut.
"Sebanyak 40 rumah penduduk terkena dampak banjir akibat curah hujan yang sangat tinggi," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, ketika dihubungi pada hari Senin.
Adam menyampaikan bahwa banjir mulai menggenangi wilayah tersebut sekitar pukul 08. 30 WIB, setelah daerah tersebut dilanda hujan deras. Luapan terjadi karena Kali Jantung tidak dapat menampung volume air yang ada.
Hujan yang cukup lebat menyebabkan Kali Jantung meluap dan mengakibatkan banjir. "Keadaan ini diperburuk oleh adanya penyempitan aliran di area Depok," ujarnya.
BPBD Kabupaten Bogor mendapatkan informasi mengenai insiden dari petugas desa pada sekitar pukul 12. 20 WIB. Tim Reaksi Cepat (TRC) dari BPBD kemudian tiba di lokasi pada pukul 13. 00 WIB dan melaksanakan penanganan selama sekitar satu jam. Menurut hasil penilaian cepat di tempat kejadian, banjir mempengaruhi 40 unit rumah yang dihuni oleh 40 kepala keluarga, dengan total sekitar 125 jiwa. Tidak terdapat korban jiwa, penduduk yang mengungsi, maupun fasilitas publik yang terpengaruh. Tidak terdapat korban jiwa dan tidak ada warga yang perlu mengungsi. "Kebutuhan fundamental juga masih terpenuhi," kata Adam.
Penanganan Air Berlebih
Di tempat kejadian, TRC BPBD berkoordinasi dengan pihak setempat, melaksanakan kajian cepat, melakukan analisis di lokasi peristiwa, serta memberikan pendidikan dan imbauan mengenai kebencanaan kepada masyarakat. Penanganan banjir melibatkan Camat Cibinong, Kapolsek Cibinong, Danramil Cibinong, lurah dan stafnya, serta ketua RT dan RW di wilayah tersebut, dan juga Satpol PP Kecamatan. Adam menyatakan bahwa diperlukan tindakan lebih lanjut dari instansi terkait, khususnya untuk normalisasi aliran dan drainase agar kejadian serupa tidak terulang.
"Normalisasi aliran drainase diperlukan agar kapasitas sungai dapat kembali optimal," ujarnya. Hingga sore hari Senin, dilaporkan bahwa keadaan banjir telah mulai surut dan situasi di tempat tersebut cukup terkendali.
Penulis RDS
Sumber ADM
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar