Kode iklan di atas

Kronologi Penemuan Macan Tutul Terjerat di Permukiman Warga Gunung Mas Puncak Bogor, Berasal dari Gunung Pangrango.

Gambar
  Petugas saat mengevakuasi macan tutul yang masuk ke permukiman warga di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat, 3 April 2026. Blogger.com  - Sebuah macan tutul yang ditemukan di lingkungan Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, diketahui berasal dari hutan Gunung Pangrango. Saat ini, satwa liar tersebut sedang ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bekerja sama dengan tim Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Asisten Manajer Legal dan Umum PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin menjelaskan bahwa macan tutul tersebut berasal dari pegunungan dan memasuki permukiman warga Gunung Mas sebelum terjerat. “Satwa ini datang dari kawasan Pegunungan Pangrango, memasuki kawasan Gunung Mas, lalu terjebak dalam jeratan dan kemudian diberi bius oleh pihak BKSDA dan Taman Safari,” ujarnya pada hari Jumat, 3 April 2026. Asep menambahkan bahwa keberadaan macan tutul ini telah diketahui oleh warga, terutama di Kampung Batik. Satwa tersebu...

Informasi mengenai Bendung Katulampa pagi ini menunjukkan status Siaga 4, dengan ketinggian air mencapai 80 cm.

 

Bendung Katulampa kota Bogor

Bogor, Blogger.com ---- Tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat, dilaporkan mengalami penurunan setelah sebelumnya berada pada status siaga 3 pada hari Jumat (23/1/2026). Menurut pengamatan pada Sabtu (24/1/2026) pukul 07. 00 WIB, tinggi air di Bendung Katulampa dilaporkan mencapai 80 sentimeter, yang berarti berada dalam status siaga 4 atau normal.

Petugas penjaga Bendung Katulampa, Andi Sudirman, menyatakan bahwa aliran air saat ini mencapai 90. 0406 liter per detik, "Tinggi permukaan air adalah 80 sentimeter. " Keberadaan dalam keadaan siaga 4. "Langit tampak mendung," ujar Andi ketika dimintai keterangan, pada hari Sabtu.

Sebelumnya, terjadi peningkatan debit air di Bendung Katulampa pada Jumat siang akibat hujan yang menimpa wilayah Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, sejak pagi hari. Pada pukul 13. 00 WIB, tinggi air tercatat mencapai 110 sentimeter. Namun, keadaan tersebut tidak berlanjut lama. Pada pukul 14. 00 WIB, level permukaan air mulai menurun menjadi 100 sentimeter. Penurunan masih berlanjut hingga pukul 15. 00 WIB, sebelum akhirnya tercatat pada angka 90 sentimeter pada pukul 16. 00 WIB.

Sementara itu, curah hujan yang tinggi yang melanda Jakarta dan daerah sekitarnya mengakibatkan genangan air banjir di beberapa area Ibu Kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa hingga hari Sabtu pukul 06. 00 WIB, banjir masih merendam 90 RT di Jakarta.

Secara rinci, banjir terjadi di 51 RT di wilayah Jakarta Barat, 7 RT di wilayah Jakarta Selatan, 25 RT di wilayah Jakarta Timur, serta di 1 kelurahan di wilayah Jakarta Pusat. Tinggi permukaan air berbeda-beda, dengan rentang antara 20 hingga 250 sentimeter.





Nara sumber.                           Andi Sudirman 

Penulis Naskah berita.           Raden Dede Sudrajat 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon