Kode iklan di atas

Kronologi Penemuan Macan Tutul Terjerat di Permukiman Warga Gunung Mas Puncak Bogor, Berasal dari Gunung Pangrango.

Gambar
  Petugas saat mengevakuasi macan tutul yang masuk ke permukiman warga di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat, 3 April 2026. Blogger.com  - Sebuah macan tutul yang ditemukan di lingkungan Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, diketahui berasal dari hutan Gunung Pangrango. Saat ini, satwa liar tersebut sedang ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bekerja sama dengan tim Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Asisten Manajer Legal dan Umum PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin menjelaskan bahwa macan tutul tersebut berasal dari pegunungan dan memasuki permukiman warga Gunung Mas sebelum terjerat. “Satwa ini datang dari kawasan Pegunungan Pangrango, memasuki kawasan Gunung Mas, lalu terjebak dalam jeratan dan kemudian diberi bius oleh pihak BKSDA dan Taman Safari,” ujarnya pada hari Jumat, 3 April 2026. Asep menambahkan bahwa keberadaan macan tutul ini telah diketahui oleh warga, terutama di Kampung Batik. Satwa tersebu...

KAI Daop 4 Menyediakan Pengembalian Dana dan Pilihan Perjalanan Terkait Banjir Pekalongan–Sragi

 

Jalur kereta api (KA) di petak jalan Stasiun Pekalongan?Stasiun Sragi hingga Sabtu (17/1/2026) pagi, masih belum dapat dilalui akibat banjir yang menutup kedua jalur rel di KM 88+6/7.

Blogger.com --- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang telah mempersiapkan layanan pengembalian tiket secara penuh (refund) serta pengalihan perjalanan ke moda transportasi lainnya (overstapen) bagi penumpang yang terpengaruh oleh perubahan rute dan pembatalan jadwal.

Perlu dicatat bahwa beberapa kereta harus melakukan perjalanan memutar dan pembatalan perjalanan pada hari Sabtu (17/1/2026) akibat terendamnya jalur hulu dan hilir di petak jalan antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, khususnya di KM 88+6/7. Manajer Humas Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyatakan bahwa mereka menyediakan layanan overstapen dengan bus untuk penumpang kereta api yang menuju Semarang, yang perjalanan mereka harus dialihkan atau dilakukan putaran karena situasi tersebut.

KAI juga menyiapkan lima bus besar yang tersedia di Stasiun Tegal serta dua mobil di Stasiun Comal. Ia menekankan bahwa layanan overstapen dan pengembalian dana adalah wujud komitmen dalam melindungi keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

Layanan ini diberikan kepada pelanggan yang ingin melanjutkan perjalanan dengan rencana tersebut. Layanan ini disediakan tanpa biaya tambahan agar penumpang dapat terus melanjutkan perjalanan menuju destinasi akhir," kata Luqman kepada Kompas. com, Sabtu (17/1/2026).

Aturan Pengembalian Tiket Kereta

Luqman menjelaskan bahwa penumpang yang memilih untuk membatalkan perjalanan kereta api akibat dampak banjir di wilayah Pekalongan dapat melakukan proses pengembalian dana.

Proses pembatalan dan pengembalian biaya dapat dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku melalui saluran resmi KAI dengan ketentuan sebagai berikut: Permohonan pengembalian biaya tiket dapat diajukan paling lambat tujuh hari setelah tanggal keberangkatan yang tercantum pada tiket.

Diberikan kepada pelanggan yang tidak ingin melanjutkan perjalanan akibat perubahan rute (overstapen), perjalanan yang berputar, atau akibat keterlambatan kereta api, pengembalian biaya mencakup 100 persen dari harga tiket, termasuk tiket terusan dan tiket pulang-pergi (PP) yang dikelola oleh KAI Group. Permohonan pengembalian biaya tiket dapat dilakukan melalui loket layanan pelanggan di stasiun atau melalui Contact Center 121.

Daop 4 Melanjutkan Proses Pengawasan

Luqman menyatakan, KAI Daop 4 Semarang menjamin bahwa para pelanggan yang perjalanan kereta apinya terpengaruh oleh gangguan air akan menerima pelayanan yang maksimal, baik dalam hal informasi maupun pemulihan layanan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Petugas KAI Daop 4 Semarang di lokasi juga siap memberikan bantuan kepada pelanggan yang memerlukannya. "Kami juga secara terus-menerus melakukan pengawasan mendalam terhadap keadaan infrastruktur dan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk menjamin keamanan perjalanan kereta api serta kelancaran perjalanan para pengguna," ujar Luqman.

Pelanggan yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi pusat layanan KAI 121 melalui Call Center 121 atau melalui Whatsapp di nomor 0811-2223-3121 serta mengikuti informasi di media sosial resmi KAI 121. "KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pelanggan dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kepercayaan masyarakat," ujar Luqman.




Penulis                             R D S

Nara Sumber                    L Q N


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon