Kode iklan di atas

Kronologi Penemuan Macan Tutul Terjerat di Permukiman Warga Gunung Mas Puncak Bogor, Berasal dari Gunung Pangrango.

Gambar
  Petugas saat mengevakuasi macan tutul yang masuk ke permukiman warga di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat, 3 April 2026. Blogger.com  - Sebuah macan tutul yang ditemukan di lingkungan Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, diketahui berasal dari hutan Gunung Pangrango. Saat ini, satwa liar tersebut sedang ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bekerja sama dengan tim Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Asisten Manajer Legal dan Umum PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin menjelaskan bahwa macan tutul tersebut berasal dari pegunungan dan memasuki permukiman warga Gunung Mas sebelum terjerat. “Satwa ini datang dari kawasan Pegunungan Pangrango, memasuki kawasan Gunung Mas, lalu terjebak dalam jeratan dan kemudian diberi bius oleh pihak BKSDA dan Taman Safari,” ujarnya pada hari Jumat, 3 April 2026. Asep menambahkan bahwa keberadaan macan tutul ini telah diketahui oleh warga, terutama di Kampung Batik. Satwa tersebu...

Lima desa terkena banjir, namun air di daerah pedalaman Nunukan mulai surut. Bupati sedang mencari solusi jangka panjang.

 

Petugas BPBD bersama Bupati Nunukan saat meninjau kondisi banjir di pedalaman Sembakung

Blogger.com --- Banjir yang terjadi setiap tahun di daerah Pedalaman Sembakung, Nunukan, Kalimantan Utara, yang dimulai sejak hari Senin (6/1/2026), telah dilaporkan mulai berkurang. Camat Sembakung, Agus Arif, menginformasikan bahwa tinggi air sungai sesuai dengan pengamatan terbaru mencapai 3,83 meter.

"Terdapat pengurangan tingkat aliran air sungai sebesar 5 cm dibandingkan dengan pengamatan sebelumnya," ujar sumber yang dikonfirmasi pada hari Selasa (13/1/2026). Secara keseluruhan, lima desa yang berada di Kecamatan Sembakung mengalami dampak akibat banjir, yaitu Desa Atap, Desa Tagul, Desa Manuk Bungkul, Desa Lubakan, dan Desa Tujung.

Pemerintah Kecamatan Sembakung mencatat bahwa banyak fasilitas umum mengalami banjir parah, termasuk Pos Damkar Sembakung, GOR Sembakung, SDN 1 Sembakung, SDN 2 Sembakung, SDN 4 Tembelunu, Pustu Tembelunu, Posyandu Belibis Atap, masjid, SDN, dan BPU Tagul, SDN 03 Tembelunu, serta rumah-rumah milik warga.

Sekitar 1. 020 rumah terpengaruh, dan jumlah kepala keluarga yang terdampak adalah 1. 428, dengan total penduduk mencapai 4. 461 jiwa. Jumlah rumah warga yang terendam air mencapai 232 unit," jelasnya.

Tanggapan Pemerintah dan Solusi Berkelanjutan

Bupati Nunukan, Irwan Sabri, melakukan kunjungan langsung ke lokasi banjir untuk memastikan bahwa bantuan disalurkan dengan baik, termasuk mengawasi distribusi 1. 734 paket sembako.

Banjir yang terjadi setiap tahun menjadi perhatian serius bagi kami sebagai Pemerintah Daerah. "Kami terus berupaya menemukan solusi yang berkelanjutan, termasuk memperbaiki infrastruktur dan mempertimbangkan opsi pemindahan untuk daerah yang sering terkena banjir," ujar Irwan, pada hari Selasa (13/1/2026).

Banjir yang terjadi setiap tahun ini berasal dari aliran sungai di daerah perbatasan Malaysia, dimulai dari Sungai Talangkai (Sepulut, Sabah) yang mengalir ke Sungai Pampangon, Sungai Lagongon, dan Sungai Pagalungan.

Aliran sungai itu memasuki Indonesia melalui Sungai Labang, Sungai Pensiangan, dan Sungai Sembakung yang terletak di perbatasan RI-Malaysia.







Penulis                                     R . D . S

Nara Sumber                            I .  R . N


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon