Kode iklan di atas
Lima desa terkena banjir, namun air di daerah pedalaman Nunukan mulai surut. Bupati sedang mencari solusi jangka panjang.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Blogger.com --- Banjir yang terjadi setiap tahun di daerah Pedalaman Sembakung, Nunukan, Kalimantan Utara, yang dimulai sejak hari Senin (6/1/2026), telah dilaporkan mulai berkurang. Camat Sembakung, Agus Arif, menginformasikan bahwa tinggi air sungai sesuai dengan pengamatan terbaru mencapai 3,83 meter.
"Terdapat pengurangan tingkat aliran air sungai sebesar 5 cm dibandingkan dengan pengamatan sebelumnya," ujar sumber yang dikonfirmasi pada hari Selasa (13/1/2026). Secara keseluruhan, lima desa yang berada di Kecamatan Sembakung mengalami dampak akibat banjir, yaitu Desa Atap, Desa Tagul, Desa Manuk Bungkul, Desa Lubakan, dan Desa Tujung.
Pemerintah Kecamatan Sembakung mencatat bahwa banyak fasilitas umum mengalami banjir parah, termasuk Pos Damkar Sembakung, GOR Sembakung, SDN 1 Sembakung, SDN 2 Sembakung, SDN 4 Tembelunu, Pustu Tembelunu, Posyandu Belibis Atap, masjid, SDN, dan BPU Tagul, SDN 03 Tembelunu, serta rumah-rumah milik warga.
Sekitar 1. 020 rumah terpengaruh, dan jumlah kepala keluarga yang terdampak adalah 1. 428, dengan total penduduk mencapai 4. 461 jiwa. Jumlah rumah warga yang terendam air mencapai 232 unit," jelasnya.
Tanggapan Pemerintah dan Solusi Berkelanjutan
Bupati Nunukan, Irwan Sabri, melakukan kunjungan langsung ke lokasi banjir untuk memastikan bahwa bantuan disalurkan dengan baik, termasuk mengawasi distribusi 1. 734 paket sembako.
Banjir yang terjadi setiap tahun menjadi perhatian serius bagi kami sebagai Pemerintah Daerah. "Kami terus berupaya menemukan solusi yang berkelanjutan, termasuk memperbaiki infrastruktur dan mempertimbangkan opsi pemindahan untuk daerah yang sering terkena banjir," ujar Irwan, pada hari Selasa (13/1/2026).
Banjir yang terjadi setiap tahun ini berasal dari aliran sungai di daerah perbatasan Malaysia, dimulai dari Sungai Talangkai (Sepulut, Sabah) yang mengalir ke Sungai Pampangon, Sungai Lagongon, dan Sungai Pagalungan.
Aliran sungai itu memasuki Indonesia melalui Sungai Labang, Sungai Pensiangan, dan Sungai Sembakung yang terletak di perbatasan RI-Malaysia.
Penulis R . D . S
Nara Sumber I . R . N
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar