Kode iklan di atas

Masalah yang Kompleks di Pasar Kramat Jati: Tumpukan Sampah yang Tinggi dan Dinding TPS yang Belum Diperbaiki

Gambar
  Kondisi sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (31/3/2026) JAKARTA, Blogger.com --- Dinding di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, roboh diduga disebabkan oleh tekanan dari tumpukan sampah yang menggunung. Dinding tersebut tumbang sejak Januari 2026 akibat sampah yang menumpuk dan memberikan tekanan pada struktur dinding, namun hingga saat ini perbaikan belum dilakukan. Material beton serta tiang dinding tampak runtuh hingga masuk ke saluran air di bagian belakang Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tersebut. Selain itu, banyak tumpukan sampah sayuran dan buah dari TPS juga terlihat terbawa ke saluran air. Di belakang area TPS terdapat lahan kosong yang biasanya digunakan anak-anak untuk bermain dan juga ada jalan setapak yang sering digunakan masyarakat. Kekhawatiran terhadap Keamanan Warga Seorang warga bernama Susi (40) menyampaikan bahwa jalan setapak yang dekat dengan TPS yang dindingnya roboh sering dilalui oleh masyarakat. Oleh karena itu, ia merasa khawatir akan keselam...

Mengawasi Situasi Lalu Lintas Jakarta, Banjir Dikarenakan Hujan Hari Ini.



Ilustrasi banjir. Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta minta antisipasi banjir dan tanah longsor, Pemprov siagakan 600 pompa untuk hadapi cuaca ekstrem.

Blogger.com ---- Hujan deras yang melanda Jakarta sejak malam Sabtu (17/1/2026) hingga dini hari Minggu (18/1/2026) menyebabkan beberapa ruas jalan di Ibu Kota terpengaruh oleh genangan air.

Situasi ini berdampak pada kelancaran lalu lintas di beberapa area Jakarta pada pagi hari Minggu. Mengacu pada informasi dari akun resmi TMC Polda Metro Jaya, berikut adalah keadaan terkini lalu lintas.

Jakarta Pusat (Jakpus)
Genangan air juga dilaporkan terjadi di Jalan Letnan Jenderal Suprapto, Jakarta Pusat. Saat ini, hanya jalur busway yang dapat dilalui oleh kendaraan, sedangkan lajur lainnya terendam oleh genangan air.

Pengendara diminta untuk selalu waspada dan menyesuaikan kecepatan saat melewati area tersebut. Sebelumnya, hujan lebat telah mengakibatkan terjadinya banjir dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter di Jalan Raya Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Minggu pagi, yang sempat mengganggu aktivitas kendaraan.

Di samping itu, terdapat genangan air di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Pusat, tepat di depan RS Pertamina, dengan kedalaman sekitar 30–40 sentimeter.

Jakarta Utara (Jakut)

Laporan menyebutkan bahwa arus lalu lintas di jalur utama sebelum Gerbang Tol (GT) Sunter mengalami kesulitan akibat adanya genangan air. Menurut informasi yang ada, genangan mulai terlihat sekitar pukul 05. 30 WIB.

Tinggi air diperkirakan akan mencapai 20 hingga 30 sentimeter, yang menyebabkan genangan di jalur arteri sebelum memasuki dan menjelang area gerbang tol, sehingga kendaraan bergerak perlahan.

Jakarta Timur (Jaktim)

Lalu lintas di area Jakarta Timur terlihat cukup lancar.
Namun, pengamatan menunjukkan bahwa hujan masih mengguyur wilayah Rawamangun pada Minggu (18/1/2026) pagi.
Pengendara dihimbau untuk selalu berhati-hati karena jalan dapat menjadi licin dan ada kemungkinan terjadinya genangan air lanjutan.


Ilustrasi banjir. Di Jakarta Timur pada Selasa (18/11/2025) sore, genangan muncul di underpass Tol Cawang-Grogol yang mengarah ke Cililitan. Ketinggian air mencapai 20-30 cm di depan Kemhan atau terowongan Halim Lama arah UKI Cawang.

Jakarta Barat (Jakbar)

Di daerah Jakarta Barat, situasi lalu lintas terlihat berbeda-beda.
Data dari area Peternakan 2–3, Kapuk, pada hari Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 07. 00 WIB, menunjukkan bahwa pengaruh hujan masih dirasakan di daerah tersebut. Pengendara diharapkan untuk waspada saat melewati area tersebut.

Jakarta Selatan (Jaksel)

Sementara itu, lalu lintas di Jakarta Selatan terlihat cukup teratur.
Saat ini, belum ada laporan tentang genangan air yang mengganggu perjalanan, meskipun masih perlu diwaspadai kemungkinan hujan berikutnya. Pengguna jalan disarankan untuk selalu mengikuti perkembangan informasi lalu lintas terbaru dan mempertimbangkan jalur alternatif agar dapat menghindari lokasi-lokasi yang berisiko terkena genangan air.







Penulis                         RDS












Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon