Kode iklan di atas

Masalah yang Kompleks di Pasar Kramat Jati: Tumpukan Sampah yang Tinggi dan Dinding TPS yang Belum Diperbaiki

Gambar
  Kondisi sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (31/3/2026) JAKARTA, Blogger.com --- Dinding di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, roboh diduga disebabkan oleh tekanan dari tumpukan sampah yang menggunung. Dinding tersebut tumbang sejak Januari 2026 akibat sampah yang menumpuk dan memberikan tekanan pada struktur dinding, namun hingga saat ini perbaikan belum dilakukan. Material beton serta tiang dinding tampak runtuh hingga masuk ke saluran air di bagian belakang Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tersebut. Selain itu, banyak tumpukan sampah sayuran dan buah dari TPS juga terlihat terbawa ke saluran air. Di belakang area TPS terdapat lahan kosong yang biasanya digunakan anak-anak untuk bermain dan juga ada jalan setapak yang sering digunakan masyarakat. Kekhawatiran terhadap Keamanan Warga Seorang warga bernama Susi (40) menyampaikan bahwa jalan setapak yang dekat dengan TPS yang dindingnya roboh sering dilalui oleh masyarakat. Oleh karena itu, ia merasa khawatir akan keselam...

Pengendara Perlu Memahami Metode Penanganan Awal Motor yang Mengalami Masalah akibat Banjir.

 

Jakarta, Blogger.com -- Sepeda motor yang mengalami kerusakan saat melewati genangan banjir seringkali membuat pengendara menjadi cemas dan bereaksi secara impulsif. Namun, tindakan yang salah justru dapat memperburuk kerusakan, bahkan berisiko membuat mesin mengalami kerusakan serius.

Dalam situasi seperti ini, pengendara diharapkan untuk tetap berkomunikasi dengan baik dan memahami langkah-langkah darurat yang benar sehingga kemungkinan kerugian dapat diminimalisir.

Menurut Victor Assani, Kepala Bagian 2W Service Area PT Suzuki Indomobil Sales, hal yang paling krusial bagi pengendara adalah untuk tidak mencoba menghidupkan kembali mesin motor setelah terhenti di genangan air.

Sangat penting untuk tidak menyalakan mesin sama sekali, karena hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya water hammer. Kondisi ini dapat mengakibatkan kerusakan serius pada bagian dalam mesin karena tekanan air yang masuk ke dalam ruang bakar,” ujar Victor kepada Kompas. com, Senin (12/1/2026).

Victor menjelaskan bahwa water hammer adalah salah satu kerusakan yang paling serius yang dapat terjadi pada mesin motor yang terendam air. Ketika air mengalir ke dalam silinder dan piston dipaksa untuk bergerak, tekanan yang timbul dapat mengakibatkan stang piston melengkung, sehingga mesin perlu diturunkan sepenuhnya.

Langkah darurat selanjutnya, pengendara disarankan untuk segera memindahkan sepeda motor ke lokasi yang lebih aman dan kering. Apabila memungkinkan, motor sebaiknya didorong tanpa menghidupkan mesin agar dapat mengurangi risiko air masuk ke bagian-bagian penting.

Setelah itu, sepeda motor sebaiknya segera dibawa ke bengkel resmi atau bengkel yang terpercaya untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Proses ini mencakup pengeringan bagian-bagian, pembersihan pada sistem kelistrikan, serta penanganan kontaminasi air dalam oli dan bahan bakar. Victor juga menekankan bahwa meskipun motor tampak masih berfungsi setelah terkena banjir, pemeriksaan tetap perlu dilaksanakan.

Air yang tercampur dengan minyak atau bahan bakar dapat menyebabkan korosi dan keausan pada bagian-bagian dalam jangka waktu yang lama. Apabila sepeda motor mengalami mogok akibat banjir, jangan mencoba untuk memperbaikinya sendiri tanpa memiliki pengetahuan yang memadai.

"Segera pergi ke bengkel dapat mencegah kerusakan yang lebih serius dan biaya perbaikan yang meningkat," katanya.

Dengan mengetahui prosedur darurat yang benar, diharapkan pengendara dapat menjaga keamanan sepeda motor serta menghindari potensi kerugian besar yang disebabkan oleh kesalahan dalam penanganan setelah menghadapi banjir.









Penulis                         RDS
Nara Sumber                VTR

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon