Kode iklan di atas
Perhatian, Cuaca Ekstrem Menghantui Indramayu hingga Beberapa Hari Mendatang.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Blogger.com -------- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada. Sebabnya, kemungkinan cuaca ekstrem di daerah Kabupaten Indramayu masih dapat berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
"Pembaruan terakhir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa kondisi cuaca ekstrem akan terus berlanjut hingga 29 Januari 2026 di Indramayu," kata Kepala Pelaksana BPBD Indramayu, Dadang Oce Iskandar, pada hari Selasa, 27 Januari 2026. Oce menyatakan bahwa cuaca di Indramayu dalam beberapa hari terakhir sangat ekstrem.
Kondisi yang paling buruk terjadi pada hari Selasa ini. Banyak jalan utama di Indramayu terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi selama seharian. Banjir telah terdeteksi terjadi di Jalan Pahlawan, DI Panjaitan, Tridaya Barat, Yos Sudarso, Jendral Sudirman, serta beberapa jalan lainnya.
Rumah Direndam Banjir Sebesar 70 Cm
Selain itu, banjir juga menyebabkan banyak area pemukiman masyarakat di pusat kota Indramayu terendam dengan kedalaman air yang diperkirakan mencapai 60-70 sentimeter. Di beberapa kawasan perumahan, terlihat bahwa warga memasang portal untuk mencegah kendaraan masuk ke dalam pemukiman mereka sebagai tindakan mengantisipasi akibat tingginya banjir.
Tidak hanya itu, banyak penduduk yang meninggalkan tempat tinggal mereka untuk mencari perlindungan di rumah sanak saudara yang lebih aman. Oce menyatakan bahwa besarnya intensitas hujan yang terjadi hari ini tidak dapat disesuaikan dengan kemampuan sistem drainase di kota.
Sebenarnya, perbaikan drainase telah dilakukan oleh Dinas Kimrum tahun lalu dan telah diselesaikan. “Namun, karena curah hujan yang tinggi saat ini, sistem drainase tidak dapat berfungsi secara optimal,” ungkapnya.
Sebenarnya, dalam keadaan normal, genangan air banjir di pusat kota biasanya hanya berlangsung selama maksimal 2 jam sebelum akhirnya surut. "Kami berharap pompa milik Dinas Kimrum yang berfungsi menyedot air ke saluran pembuangan dapat beroperasi dengan baik terus-menerus. " “Pompa tersebut saat ini masih berfungsi, namun hujan terus-menerus mengguyur,” ujar Oce.
Oce mengajak masyarakat untuk tetap waspada sepanjang waktu dan segera melaporkan kepada petugas jika situasi banjir menjadi semakin berbahaya. BPBD saat ini berada dalam keadaan siaga untuk memberikan bantuan apabila terdapat masyarakat yang memerlukan evakuasi atau dukungan darurat lainnya.
"Staf kami siap untuk memberikan bantuan," ungkapnya. Ia menambahkan bahwa dalam situasi saat ini, meskipun sejumlah warga sudah mengungsi, tetapi sebagian besar memilih untuk mengungsi ke rumah kerabat mereka yang masih aman dari banjir.
Namun, BPBD tetap bersiap untuk mendirikan tenda pengungsian jika diperlukan. "Sementara ini, tenda yang kami dirikan hanya berupa tenda tenda posko pengawasan, karena sebagian besar masyarakat memilih untuk mengungsi ke rumah kerabat," tambah Oce.
Nara Sumber. Dadang Oce Iskandar
Penulis Berita. Raden Dede Sudrajat
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar