Kode iklan di atas
Sungai Cidurian mengalami banjir, 500 warga Taman Cikande Tangerang telah mengungsi.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Blogger.com ----- Sebanyak 500 penduduk harus meninggalkan tempat tinggal mereka karena banjir yang menggenangi Perumahan Taman Cikande, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Cidurian setelah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari belakangan.
Salah satu penduduk, Abdurahman, menyatakan bahwa air banjir mulai meningkat secara perlahan sejak dini hari Jumat (23/1/2026). Menyaksikan air yang semakin meningkat, dia bersama anggota keluarganya mengambil keputusan untuk mengungsi ke Balai RW pada sekitar pukul 07. 00 WIB. "Kami sekeluarga mengungsi, saya, istri, anak, dan cucu. " “Sekarang, air banjir telah mencapai ketinggian lebih dari satu meter di rumah saya,” ujar Abdurahman ketika dijumpai di tempat pengungsian, pada hari Jumat.
Dua Kali Mengungsi Dalam Satu Bulan
Menurut Abdurahman, hampir semua rumah di RT 05 telah terendam oleh banjir. Jumlah rumah yang terpengaruh di daerah tersebut diperkirakan sekitar 60 unit. Ia menyatakan bahwa banjir kali ini adalah yang kedua kalinya ia harus mengungsi dalam waktu singkat, “Minggu lalu rumah saya juga terendam banjir akibat meluapnya Sungai Cidurian. ” "Pada saat itu, kami mengungsi ke rumah kerabat, tetapi saat ini kerabat saya juga mengalami banjir, sehingga kami mengungsi bersama ke sini," ujarnya.
Selain RT 05, banjir juga menggenangi daerah RT 09. Seorang warga di RT 09, Indah, menyatakan bahwa banjir kali ini adalah yang pertama kali menggenangi rumahnya setelah bertahun-tahun. "Air mulai masuk sekitar pukul 10 pagi dan terus meningkat hingga siang. " Sangat jarang terjadi banjir mencapai rumah, biasanya hanya terjadi di wilayah RT yang lebih rendah. “Peristiwa serupa terakhir kali terjadi pada tahun 2013,” ujar Indah.
Ribuan individu terpengaruh.
Camat Jayanti, Yandri Permana menyatakan bahwa banjir terjadi karena luapan Sungai Cidurian yang tidak dapat menampung jumlah air yang besar, ditambah dengan tingginya intensitas hujan. Sejak pagi, jumlah air di sungai meningkat secara signifikan dan menggenangi area tempat tinggal warga. "Ketinggian air pada hari ini mencapai sekitar 4 meter di sejumlah lokasi," ujar Yandri.
Ia mengungkapkan bahwa banjir memengaruhi 702 kepala keluarga atau sekitar 2. 532 orang. Dari total tersebut, sekitar 500 orang harus berpindah ke tempat pengungsian, Balai RW, serta ke rumah-rumah warga yang tetap aman.
Mereka bersama BPBD dan Tagana telah melaksanakan evakuasi sejak malam Kamis. "Kami telah mendirikan empat pos pengungsian, namun masih memerlukan tambahan perahu karet untuk keperluan evakuasi dan distribusi logistik, karena jumlah yang ada saat ini sangat terbatas," kata Yandri.
Banjir di daerah tersebut adalah peristiwa yang sering terjadi. Pada awal bulan Januari, Taman Cikande sebelumnya terendam banjir selama sekitar dua minggu. Setelah mengalami penurunan, air kembali mengalir ke wilayah permukiman pada hari Jumat ini.
Nara Sumber. : Abdurrahman Dan Camat Jayanti ( Yandri Pernama )
Penulis berita. : Raden Dede Sudrajat
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar