Kode iklan di atas
Tanah Eks Terminal di Akses Suramadu Dijadikan Lokasi Pengelolaan Sampah Terpadu.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Blogger.com --- Tanah yang sebelumnya digunakan sebagai terminal tipe A di jalan menuju Jembatan Suramadu, Jawa Timur, akan dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan sebagai Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).
Sebab, sampai saat ini Bangkalan belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang bersifat permanen. Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyatakan bahwa pengadaan lahan untuk TPA terus menghadapi berbagai hambatan.
Proses pembebasan lahan yang awalnya direncanakan selesai pada tahun 2025 kini tidak dapat diselesaikan karena munculnya penolakan dari masyarakat.
"Pembebasan lahan seharusnya telah selesai pada tahun 2025, namun terdapat penolakan yang menyebabkan proses ini terhambat," kata Lukman di Bangkalan, Selasa (20/1/2026).
Masalah lain ialah lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang terletak di daerah terpencil, sehingga infrastrukturnya belum memadai. "Kami masih belum memiliki lokasi yang layak," tambahnya.
Meskipun demikian, ia menargetkan bahwa pembebasan lahan untuk TPA dapat segera dilaksanakan tahun ini. Dengan demikian, Kabupaten Bangkalan memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tetap untuk membuang puluhan ribu ton sampah setiap harinya.
TPST berada di dekat Jembatan Suramadu.
Selain mempersiapkan TPA, Pemerintah Kabupaten Bangkalan juga akan menyiapkan TPST di jalur akses Jembatan Suramadu. Tempat tersebut dipilih karena tanah milik pemerintah yang sebelumnya direncanakan sebagai Terminal tipe A kini tidak dimanfaatkan.
"Telah disetujui oleh Kementerian Perhubungan untuk bekas terminal tipe A agar dapat dijadikan lokasi pengolahan sampah," kata dia. Ia menargetkan bahwa tahun ini semua kebutuhan untuk TPA dan TPST dapat diselesaikan.
Pemkab tidak hanya akan menyiapkan area, tetapi juga akan melakukan perbaikan pada sistem pembuangan sampah agar tidak ada lagi timbunan sampah.
Setelah lahan selesai, kita hanya perlu mengoptimalkan transportasi dari hulu ke hilir. Pengelolaan pengumpulan sampah juga telah ditingkatkan.
Karena petugas selama ini mengumpulkan sampah sebelum pukul 07. 00, tetapi masyarakat sering membuangnya setelah pukul 07. 00. "Kami akan melakukan evaluasi terhadap hal tersebut juga," ungkapnya dengan tegas.
Penulis Raden Dede Sudrajat
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar