Kode iklan di atas
Tanggul Kali Angke Pecah, Aliran Air Mengalir Kuat dari Dalam Rumah Penduduk.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Blogger.com ----- Tanggul Sungai Angke di Perumahan Pinang Griya Permai, Pinang, Kota Tangerang, mengalami kerobohan pada hari Jumat (23/1/2026). Sebagai dampaknya, banjir menggenangi rumah-rumah penduduk dengan kedalaman air yang bervariasi, melakukan peninjauan pada lokasi tanggul yang jebol, yang diperkirakan berada di dalam area rumah warga, sekitar satu kilometer dari pintu masuk perumahan, melewati daerah yang terkena banjir dengan menggunakan perahu karet milik BPBD Kota Tangerang dan memakan waktu perjalanan lebih dari 30 menit sejak pukul 17. 20 WIB.
Sepanjang perjalanan, banyak rumah telah mengalami kebanjiran. Untuk rumah yang berada dekat dengan titik jebol, ketinggian air mencapai sekitar satu meter. Bahkan mobil yang diparkir di garasi juga terendam air. Saat melewati Kali Angke, aliran air berwarna coklat tampak sangat kuat dan hampir setinggi tanggul yang sekitar tiga meter.
Perjalanan diteruskan menuju tempat di mana tanggul mengalami kerusakan. Di tempat itu, suara air yang mengalir dengan deras terdengar jelas dari jauh. Arus banjir yang sebelumnya tampak tenang mendadak menjadi kuat setelah tanggulnya jebol. Tanggul yang rusak tersebut berlokasi sangat dekat dengan sebuah rumah kosong berwarna putih. Pagar hilang dan pintu berada dalam kondisi rusak akibat hantaman arus yang sangat kuat.
Dari dalam rumah, air mengalir dengan deras keluar melalui jendela dan pintu, mirip seperti arung jeram. Tidak ada warga yang berani mendekat, karena derasnya arus bisa menyeret siapa pun yang masuk, sehingga mereka hanya mengamati dari belakang rumah. Akan tetapi, tanggul yang mengalami kerusakan tidak tampak dengan jelas karena terhalang oleh pepohonan.
Area yang sebelumnya merupakan tanah kosong telah berubah menjadi menyerupai sungai besar. Jarak lokasi tersebut sekitar 30 meter dari Kali Angke, namun karena hujan yang terus menerus, permukaan air kali meningkat dan akhirnya menyebabkan tanggul tersebut jebol. Jarak dari rumah yang roboh tersebut sekitar 30 meter. "Ini adalah area kosong di belakang," kata Misbah, Pengawas Dinas PUPR Kota Tangerang, saat dijumpai pada hari Jumat.
Tanggul yang rusak memiliki ketebalan sekitar 60 sentimeter dan melekat pada rumah kosong tersebut, sehingga rumah itu tidak memiliki dinding terpisah. Bagian yang rusak sepanjang sekitar tujuh meter terletak di ruang belajar rumah tersebut. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang memerlukan antara 500 hingga 1. 000 karung tanah (KISDAM) untuk perbaikan tanggul, akan tetapi hingga saat ini baru ada 300 karung yang diterima.
Diperlukan sekitar 500 hingga 1. 000 karung. "Menurut Misbah, proses pengerjaan setidaknya membutuhkan waktu dua hari. Sampai sekarang, kawasan perumahan tersebut masih terendam banjir. " Meskipun sudah mulai reda, daerah tersebut masih mengalami genangan air.
Nara Sumber. : Misbah
Naskah Penulis Berita. : Raden Dede Sudrajat
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar