Kode iklan di atas
Terkait dengan masalah kayu gelondongan akibat banjir di Pemalang, BPBD menyatakan bahwa pihaknya belum melakukan kajian mengenai sumbernya.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Blogger.com ---- Beberapa daerah di Jawa Tengah masih mengalami dampak dari bencana. Salah satu yang menarik perhatian adalah peristiwa yang terjadi di Kabupaten Pemalang, karena banjir disertai dengan kedatangan kayu-kayu gelondongan.
Kepala Bidang Pengendalian Operasi dan Pengelolaan Data Informasi BPBD Jawa Tengah, Armin Nugroho, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperhatikan kejadian banjir bandang dan longsor yang terjadi di lereng Gunung Slamet pada tanggal 23 hingga 24 Januari 2026.
Arus banjir membawa batang kayu besar yang juga merusak rumah dan fasilitas masyarakat, khususnya di Kabupaten Pemalang. Namun, BPBD belum dapat memastikan sumber dari kayu gelondongan tersebut.
Apabila pohon-pohon tersebut berasal dari lereng Gunung Slamet. "Untuk isu yang beredar di media sosial mengenai kayu gelondongan, kami belum melakukan penelitian tentang asal-usulnya," ungkap Armin melalui telepon, pada hari Senin (26/1/2026).
Bencana yang terjadi di Kabupaten Pemalang dengan tingkat keparahan tertinggi berada di Desa Gunungsari, Jurangmangu, dan Penakir yang terletak di Kecamatan Pulosari.
Sebanyak 2. 357 orang telah mengungsi, di mana beberapa warga menggunakan pola “pulang siang, mengungsi malam” untuk menghindari kemungkinan banjir berikutnya.
"Akses sudah dapat dilalui. " "Umumnya, masyarakat melakukan kegiatan membersihkan rumah pada siang hari," ungkapnya. BPBD mencatat bahwa di Desa Penakir terdapat 12 rumah yang mengalami kerusakan berat dan tujuh rumah yang mengalami kerusakan sedang.
Di Desa Sima, Kecamatan Moga, terdapat 33 rumah yang terpengaruh dan 12 rumah yang mengalami kerusakan parah. Ada 16 jembatan yang rusak, termasuk dua jembatan penting yang menghubungkan Dusun Silegok dan Sipendil di Desa Gunungsari.
Peristiwa tanah longsor juga berlangsung di Kabupaten Pemalang pada hari Minggu (25/1/2026). Dua individu, yaitu Hamim yang berusia 60 tahun dan Aksinudin yang berusia 40 tahun, dilaporkan hilang dan masih dalam proses pencarian di wilayah Dukuh Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul. Tanah longsor tersebut juga menutup sebuah hektar ladang padi dan hewan ternak kambing milik penduduk.
Bencana Di Jawa Tengah Selama Bulan Januari 2026
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar