Kode iklan di atas

Kronologi Penemuan Macan Tutul Terjerat di Permukiman Warga Gunung Mas Puncak Bogor, Berasal dari Gunung Pangrango.

Gambar
  Petugas saat mengevakuasi macan tutul yang masuk ke permukiman warga di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat, 3 April 2026. Blogger.com  - Sebuah macan tutul yang ditemukan di lingkungan Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, diketahui berasal dari hutan Gunung Pangrango. Saat ini, satwa liar tersebut sedang ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bekerja sama dengan tim Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Asisten Manajer Legal dan Umum PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin menjelaskan bahwa macan tutul tersebut berasal dari pegunungan dan memasuki permukiman warga Gunung Mas sebelum terjerat. “Satwa ini datang dari kawasan Pegunungan Pangrango, memasuki kawasan Gunung Mas, lalu terjebak dalam jeratan dan kemudian diberi bius oleh pihak BKSDA dan Taman Safari,” ujarnya pada hari Jumat, 3 April 2026. Asep menambahkan bahwa keberadaan macan tutul ini telah diketahui oleh warga, terutama di Kampung Batik. Satwa tersebu...

Asosiasi pariwisata mengirim sekitar 100 relawan untuk mendukung pemulihan di Aceh Tengah.

Relawan dari kalangan pelaku pariwisata menyalurkan bantuan bencana di Aceh Tengah, Sabtu (31/1/2026)

Blogger.com ---- Asosiasi pariwisata yang terdiri dari berbagai organisasi mengirim sekitar seratus relawan ke wilayah terkena bencana hidrometeorologi, untuk mendukung pemulihan masyarakat setelah bencana di Kabupaten Aceh Tengah.

Apri Al Amin, koordinator relawan dari berbagai organisasi pariwisata, di Banda Aceh, pada hari Rabu, menyatakan bahwa pengiriman relawan merupakan bentuk dukungan dari sejumlah organisasi pariwisata di Provinsi Aceh.

Sekitar seratus relawan dari berbagai lembaga pariwisata telah dikirim ke wilayah yang terkena dampak bencana di Kabupaten Aceh Tengah. "Mereka akan memberikan bantuan dalam membersihkan fasilitas umum," ujarnya.

Apri Al Amin mengungkapkan bahwa pengiriman relawan merupakan wujud dukungan dari para pelaku pariwisata untuk mempercepat pemulihan Kabupaten Aceh Tengah setelah bencana.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Kabupaten Aceh Tengah merupakan salah satu tujuan pariwisata unggulan yang sering dikunjungi oleh wisatawan sebelum terjadinya bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.

Sampai saat ini, terdapat 11 organisasi pariwisata yang telah mendaftarkan relawan mereka. Setiap organisasi diwajibkan untuk mendaftarkan sebanyak 10 relawan. "Mereka akan diberangkatkan pada minggu depan untuk menjalani misi selama dua hari di wilayah yang terdampak bencana," ujarnya.

Apri Al Amin, yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) di Aceh, menyatakan bahwa sekitar seratus relawan akan ditempatkan di kawasan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah.

Mereka berkontribusi dalam membersihkan fasilitas publik, termasuk masjid yang terkena dampak banjir. "Pembersihan dilaksanakan untuk menjamin bahwa tempat ibadah tersebut bisa digunakan kembali sebelum bulan suci Ramadhan," ujarnya.

Sebelumnya, menurut Apri Al Amin, berbagai organisasi dalam sektor pariwisata telah memberikan bantuan logistik kepada masyarakat yang terkena dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tengah.

Kami berharap dukungan logistik ini dapat membantu mengurangi kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat yang terkena dampak bencana di Kabupaten Aceh Tengah. "Kami terus memberikan dukungan untuk mempercepat pemulihan bencana di Provinsi Aceh," ungkap Apri Al Amin.


Nara Sumber      Apri Al Amin, ( koordinator relawan dari berbagai 

                         organisasi pariwisata )


Penulis Berita     Raden Dede Sudrajat


Referasi             Antaranews.com




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon