Kode iklan di atas
Banjir di Sanur, Bali, Mencapai Tinggi 1,5 Meter, Puluhan Wisatawan Asing Dievakuasi.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
| Tim SAR Polda Bali sedang menolong salah satu wisatawan yang terjebak di vila akibat banjir di Jalan Bumi Ayu, Kelurahan Sanur, Kota Denpasar, nsi Bali, pada hari Selasa (24/2/2026). |
Kota Denpasar, Blogger.com ----- Jalan Bumi Ayu dan Jalan Kesari, yang terletak di Kelurahan Sanur, Kota Denpasar, Provinsi Bali, mengalami genangan air sekitar 1,5 meter, pada Selasa (24/2/2026) pagi.
Banjir ini terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur daerah Bali sejak hari Minggu (22/2/2026) dan berlangsung terus hingga Selasa siang.
Berdasarkan pengamatan di lokasi, dua area yang terkena dampak banjir tersebut merupakan daerah yang ramai dikunjungi wisatawan dan terdapat banyak bangunan vila serta hotel.
Sebagai hasilnya, sejumlah turis asing dipindahkan ke lokasi yang lebih aman untuk sementara waktu.
Kordinator SAR Samapta Polda Bali, Aiptu Gede Sutrawan, menginformasikan bahwa mereka telah mengerahkan empat kano dan satu unit perahu karet untuk melakukan evakuasi terhadap para wisatawan dari vila yang terpengaruh.
Dua puluh lima wisatawan telah dievakuasi oleh SAR Polda. "Terdapat beberapa orang yang diminta untuk dievakuasi ke sampingnya, serta ada yang diminta untuk pindah hotel," ujarnya di lokasi pada hari Selasa.
Ia menyatakan bahwa para wisatawan tersebut meminta untuk dievakuasi karena vila tempat mereka menginap terendam banjir dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. "Dalam hal ini, tamu (wisatawan) telah memahami situasi terkait cuaca," kata Sutrawan.
Banjir yang Paling Parah
Sementara itu, Sofi (55), seorang penduduk setempat menyatakan bahwa banjir mulai menggenangi area ini sejak Selasa pagi, sekitar pukul 02. 00 Wita. "Tinggi airnya meningkat secara bertahap; awalnya hanya mencapai mata kaki. Karena hujannya terus menerus, saat ini air sudah mencapai sekitar 1,5 meter," katanya di lokasi.
Sofi menyatakan bahwa ia telah tinggal di daerah ini selama tujuh tahun, terhitung sejak tahun 2018. Namun, untuk pertama kalinya area rumah terendam air. "Jika pada tahun sebelumnya genangan air hanya setinggi mata kaki," jelasnya.
Nara Sumber Aiptu Gede Sutrawan ( Kordinator SAR Samapta Polda Bali ).
Sofi ( Penduduk Setempat ).
Penulis Berita Raden Dede Sudrajat
Referensi Denpasar.kompas.com
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar