Kode iklan di atas
BNPB menilai perlu adanya penyesuaian anggaran huntap terkait program gentengisasi.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
![]() |
| Polisi membantu penyintas bencana menyeberangi jembatan darurat di Jorong Kayu Pasak Selatan, Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Rabu (18/2/2026). |
Agam, Blogger.com ----------- Saat ini, nilai bantuan untuk pembangunan huntap dengan skema insitu adalah sebesar Rp60 juta per unit, sementara rumah relokasi terpusat yang dibangun oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mendapatkan alokasi anggaran yang lebih besar.
Suharyanto menjelaskan bahwa perbedaan kualitas antara hunian relokasi terpusat dan insitu dipengaruhi oleh kebutuhan penyediaan sarana umum dan sosial di lokasi relokasi.
Ia mengingatkan bahwa perubahan standar anggaran di suatu daerah bisa mempengaruhi penerapan kebijakan serupa di daerah bencana lainnya, sehingga penting untuk mempertimbangkan kemampuan finansial negara secara keseluruhan.
Namun, BNPB menegaskan bahwa dana untuk rehabilitasi dan rekonstruksi saat ini masih cukup dan belum memerlukan tambahan anggaran, sambil menunggu petunjuk lebih lanjut dalam rapat bersama DPR.
Pada kesempatan yang sama, BNPB juga melaporkan bahwa penyaluran bantuan untuk rumah yang rusak ringan dan sedang telah dilakukan dalam dua gelombang, yaitu kepada 17. 251 kepala keluarga (KK) di 25 kabupaten/kota pada gelombang pertama dan 10. 181 KK pada gelombang kedua.
Suharyanto menambahkan bahwa ada tiga kabupaten/kota yang belum mengirimkan data pada gelombang ketiga, yaitu Sibolga, Aceh Utara, dan Pidie Jaya, serta BNPB tetap membuka kesempatan untuk verifikasi bagi warga yang merasa rumahnya rusak, tetapi belum terdaftar sebagai penerima bantuan.
Nara Sumber Suharyanto ( Kepala BNPB )
Penulis Berita. Raden Dede Sudrajat
Referensi. Antaranews.com
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar