Kode iklan di atas

Kronologi Penemuan Macan Tutul Terjerat di Permukiman Warga Gunung Mas Puncak Bogor, Berasal dari Gunung Pangrango.

Gambar
  Petugas saat mengevakuasi macan tutul yang masuk ke permukiman warga di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat, 3 April 2026. Blogger.com  - Sebuah macan tutul yang ditemukan di lingkungan Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, diketahui berasal dari hutan Gunung Pangrango. Saat ini, satwa liar tersebut sedang ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bekerja sama dengan tim Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Asisten Manajer Legal dan Umum PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin menjelaskan bahwa macan tutul tersebut berasal dari pegunungan dan memasuki permukiman warga Gunung Mas sebelum terjerat. “Satwa ini datang dari kawasan Pegunungan Pangrango, memasuki kawasan Gunung Mas, lalu terjebak dalam jeratan dan kemudian diberi bius oleh pihak BKSDA dan Taman Safari,” ujarnya pada hari Jumat, 3 April 2026. Asep menambahkan bahwa keberadaan macan tutul ini telah diketahui oleh warga, terutama di Kampung Batik. Satwa tersebu...

Bupati Badung: Pada Bulan Tertentu Banyak Sampah dari Luar di Pesisir, Ini Karena Cuaca Ekstrem

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa

Blogger.com ----- Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyatakan bahwa di bulan-bulan tertentu, pesisir memang dipenuhi dengan sampah kiriman. Hal ini terjadi karena kondisi cuaca yang ekstrem dan angin musim barat.

"Di bulan tertentu, sampah kiriman memang banyak menghiasi pesisir. Faktor penyebabnya adalah cuaca ekstrem dan angin musim barat. Melalui DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) Badung, kami terus berusaha menjaga kebersihan area pesisir dari sampah," kata Adi Arnawa pada hari Selasa (3/2/2026).

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung melalui DLHK berkomitmen untuk menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan pesisir. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengadakan pembersihan secara rutin di sepanjang pantai di wilayah Badung.

"DLHK Badung bahkan sudah menyiapkan alat dan personel di sepanjang pantai untuk melakukan pembersihan sampah," tambah Adi Arnawa.

"Atas instruksi Bapak Gubernur Bali, kegiatan pembersihan pantai melibatkan berbagai instansi daerah, pemerintah desa dan kelurahan, serta partisipasi masyarakat sekitar," ia menambahkan.

Selain membersihkan pesisir, Adi juga menyampaikan bahwa Pemkab Badung melalui Dinas PUPR juga melakukan normalisasi dan pembersihan di sepanjang aliran sungai.

Selanjutnya, mereka juga melakukan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha di kawasan pesisir agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Sebelumnya, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Bali, I Nyoman Parta, ikut memberikan perhatian terhadap kondisi pantai di Bali yang kotor.

Terlebih lagi, Presiden Prabowo Subianto juga sempat memberikan teguran terkait hal tersebut. "Saya mengetahui melalui media sosial bahwa pagi ini Anggota TNI dan Polri bersama siswa-siswa membersihkan Pantai Kuta, sehingga langkah ini patut dihargai," kata Parta pada hari Selasa.

Ia menjelaskan bahwa pembersihan pantai adalah isu yang ada di hilir, sedangkan program hulunya berkaitan dengan perilaku manusia.

Dia menegaskan bahwa sering kali alam disalahkan ketika pantai dipenuhi sampah plastik, yang terjadi akibat angin muson barat, muson timur, dan faktor lainnya.

"Padahal, alam tidak pernah membawa plastik dari supermarket, pasar, warung, atau tempat lainnya. Alam sering dijadikan sebagai kambing hitam," tegasnya.

Karena itu, Parta menyatakan bahwa masyarakat Bali seharusnya melakukan perubahan dan lebih peduli. Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk bergerak lebih cepat dan fokus dalam manajemen serta pengelolaan sampah di Bali.

"Jangan sampai terlambat, dan kita berada dalam situasi stagnan, maju mundur tanpa solusi," tandasnya.

Parta mengajak masyarakat untuk membawa tas belanja, mengurangi penggunaan plastik, dan melakukan pemilahan sampah.

Prabowo Menyoroti Masalah Sampah di Bali Sebagaimana dilaporkan, Presiden Prabowo Subianto menyoroti kebersihan pantai di Bali yang kurang baik.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada seluruh kepala daerah dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada hari Senin, 2 Januari 2026.

Dalam arahan tersebut, Presiden secara tegas menyampaikan kepada Gubernur Bali, I Wayan Koster, bahwa pantai di Pulau Dewata sangat kotor.

Prabowo mempertanyakan mengapa sampah-sampah tersebut sulit untuk dibersihkan, padahal pantai merupakan salah satu daya tarik wisata di Bali yang bisa menarik pengunjung.

"Ini mohon maaf, gubernur dan bupati dari Bali. Ini fakta. Bali bulan Desember 2025, lihatlah kondisi pantainya, bagaimana turis mau berkunjung jika melihat sampah? Gubernur, bupati, SMA, SMP, SD, semua di bawah pengawasan anda. Apa susahnya sih? " tegas Prabowo.

Mantan Menteri Pertahanan tersebut menyatakan bahwa para pemimpin daerah di Bali seharusnya dapat mendorong siswa untuk bersama-sama membersihkan sampah.

“Apakah di hari Jumat atau Sabtu, mari semua siswa berkumpul di pantai ini, ini adalah pantai kita, halaman kita, ayo kita bersihkan bersama-sama,” ujar Prabowo.




Nara Sumber                        I Wayan Adi Arnawa ( Bupati Badung )


Penulis Berita                      Raden Dede Sudrajat


Referasi                               denpasar.kompas.com






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon