Kode iklan di atas

Masalah yang Kompleks di Pasar Kramat Jati: Tumpukan Sampah yang Tinggi dan Dinding TPS yang Belum Diperbaiki

Gambar
  Kondisi sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (31/3/2026) JAKARTA, Blogger.com --- Dinding di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, roboh diduga disebabkan oleh tekanan dari tumpukan sampah yang menggunung. Dinding tersebut tumbang sejak Januari 2026 akibat sampah yang menumpuk dan memberikan tekanan pada struktur dinding, namun hingga saat ini perbaikan belum dilakukan. Material beton serta tiang dinding tampak runtuh hingga masuk ke saluran air di bagian belakang Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tersebut. Selain itu, banyak tumpukan sampah sayuran dan buah dari TPS juga terlihat terbawa ke saluran air. Di belakang area TPS terdapat lahan kosong yang biasanya digunakan anak-anak untuk bermain dan juga ada jalan setapak yang sering digunakan masyarakat. Kekhawatiran terhadap Keamanan Warga Seorang warga bernama Susi (40) menyampaikan bahwa jalan setapak yang dekat dengan TPS yang dindingnya roboh sering dilalui oleh masyarakat. Oleh karena itu, ia merasa khawatir akan keselam...

Cuaca Ekstrem Mengancam Malang Saat Libur Imlek, Wisatawan Dihimbau untuk Berhati-hati.

 

Hujan mengguyur Kota Malang, Jawa Timur pada Februari 2026.

Blogger.com ----- Kota Malang dan daerah sekitarnya diperkirakan akan mengalami cuaca yang sangat ekstrem dalam waktu dekat. Hal ini diprediksi terjadi bersamaan dengan periode libur panjang Imlek hingga menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. 

Dalam menghadapi keadaan ini, wisatawan dan masyarakat diharapkan untuk lebih waspada. Hujan yang deras dapat membuat jalan menjadi licin, mengakibatkan genangan air, bahkan menyebabkan pohon tumbang yang berpotensi memicu kecelakaan.

Kepala Hubungan Masyarakat Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, mengingatkan akan pentingnya persiapan sebelum memulai perjalanan. Termasuk memastikan bahwa kendaraan berada dalam keadaan sangat baik. "Liburan yang panjang pada musim hujan memerlukan persiapan yang lebih. 

" Jaga kendaraannya dalam kondisi baik, rawat kesehatan, dan taati peraturan lalu lintas. "Keamanan merupakan hal yang paling penting," kata Lukman di Malang, Sabtu (14/2/2026).

Ia menekankan bahwa pengemudi mobil harus memastikan bahwa kondisi rem, ban, lampu, dan wiper berada dalam keadaan yang baik. Pengemudi diminta untuk menurunkan kecepatan dan memastikan jarak yang aman saat berkendara.

Sementara itu, pengendara motor diharap untuk memeriksa kondisi ban, memakai jas hujan yang aman, menyalakan lampu utama, dan menghindari rem mendadak di jalan yang licin.

Cuaca yang ekstrem perlu dihadapi dengan hati-hati. “Lukman menegaskan agar tidak memaksakan perjalanan jika keadaan tidak mendukung. ” Kasatlantas AKP Rio Angga Prasetyo menegaskan pentingnya bagi masyarakat untuk mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.

Pengemudi yang melakukan perjalanan jauh disarankan untuk beristirahat dengan cukup agar dapat menghindari microsleep yang dapat menyebabkan kecelakaan di jalan. Sebagai tindakan pencegahan, Polresta Malang Kota meningkatkan kegiatan patroli di lokasi-lokasi yang rawan mengalami kecelakaan dan genangan air. 

Pengaturan arus lalu lintas di jalur wisata juga diperketat, dan kerjasama antar sektor ditingkatkan untuk mempercepat respon terhadap keadaan darurat. 

"Melalui kolaborasi antara masyarakat dan pihak berwenang, diharapkan bahwa liburan panjang di musim hujan dapat berlangsung dengan aman, teratur, dan risiko kecelakaan yang minimal," kata Rio.




Nara Sumber.       Ipda Lukman Sobikhin, ( Kepala Hubungan Masyarakat Polresta Malang Kota )


Penulis Berita.     Raden Dede Sudrajat 


Referensi              Surabaya.kompas.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon