Kode iklan di atas

Kronologi Penemuan Macan Tutul Terjerat di Permukiman Warga Gunung Mas Puncak Bogor, Berasal dari Gunung Pangrango.

Gambar
  Petugas saat mengevakuasi macan tutul yang masuk ke permukiman warga di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat, 3 April 2026. Blogger.com  - Sebuah macan tutul yang ditemukan di lingkungan Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, diketahui berasal dari hutan Gunung Pangrango. Saat ini, satwa liar tersebut sedang ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bekerja sama dengan tim Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Asisten Manajer Legal dan Umum PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin menjelaskan bahwa macan tutul tersebut berasal dari pegunungan dan memasuki permukiman warga Gunung Mas sebelum terjerat. “Satwa ini datang dari kawasan Pegunungan Pangrango, memasuki kawasan Gunung Mas, lalu terjebak dalam jeratan dan kemudian diberi bius oleh pihak BKSDA dan Taman Safari,” ujarnya pada hari Jumat, 3 April 2026. Asep menambahkan bahwa keberadaan macan tutul ini telah diketahui oleh warga, terutama di Kampung Batik. Satwa tersebu...

Jasad seorang wanita ditemukan terjebak di Bendungan Cibuaya Indramayu, diduga merupakan penduduk dari Malang.

 

Polisi saat mengevakuasi mayat wanita tanpa identitas yang tersangkut di Bendungan Remen Sungai Cibuaya, Blok Tegal Bedug, Desa Tamansari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026).

Kabupaten Indramayu, Blogger.com ----- Penduduk Desa Tamansari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tiba-tiba menjadi ramai. Sebuah jasad wanita tanpa identitas telah ditemukan terjebak di Bendungan Remen Sungai Cibuaya, Blok Tegal Bedug, pada hari Sabtu, 21 Februari 2026, pagi hari.

Mayat pertama kali ditemukan sekitar pukul 07. 00 WIB oleh seorang pemancing yang kemudian melaporkan kepada penduduk setempat. Salah satu penduduk, Jamaludin, menjelaskan bahwa ia yang pada saat itu berada di area sekitar tiba-tiba didatangi oleh seorang pemancing yang melihat adanya objek mencurigakan terjepit di bendungan.

Setelah diperiksa, ternyata objek tersebut adalah tubuh manusia. "Informasi awal diperoleh dari seorang pemancing, yang menyatakan bahwa ada mayat di bendungan. " "Saya segera melaporkan temuan ini kepada perangkat desa dan Polsek Lelea," kata Jamaludin.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera menuju lokasi bersama Tim Inafis Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu dan tim pencarian untuk melaksanakan proses evakuasi. 

Kapolsek Lelea, AKP Heriyanto, menyatakan bahwa saat ditemukan, korban mengenakan pakaian lengkap, yaitu kaus merah yang bertuliskan "jeans" serta celana jeans berwarna hitam. "Sementara itu, di tubuh korban tidak terdapat identitas apapun," tambahnya.

Tahapan Pengenalan

Mayat wanita tersebut segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu untuk melakukan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut. Heriyanto menjelaskan bahwa dalam proses identifikasi ini, petugas menggunakan alat MAMBIS (Sistem Identifikasi Multi-Biometrik Otomatis Bergerak).

Hasil pemeriksaan sementara memperlihatkan tingkat kesamaan sebesar 60 persen dengan identitas seorang wanita yang memiliki inisial ES (46), penduduk Kelurahan Tambaka, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

"Namun, saat ini kami masih melaksanakan penyelidikan tambahan untuk memastikan kebenarannya," tambah Kapolsek. Polres Indramayu sedang berusaha menghubungi keluarga korban dan bekerja sama dengan Polres Malang mengenai temuan ini.



Nara Sumber.                  Jamaludin ( Penduduk Sekitar ).

                                          AKP Heriyanto ( Kapolsek Lelea ).


Penulis Berita.                Raden Dede Sudrajat 


Referensi.                     Bandung.kompas.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon