Kode iklan di atas

Kronologi Penemuan Macan Tutul Terjerat di Permukiman Warga Gunung Mas Puncak Bogor, Berasal dari Gunung Pangrango.

Gambar
  Petugas saat mengevakuasi macan tutul yang masuk ke permukiman warga di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat, 3 April 2026. Blogger.com  - Sebuah macan tutul yang ditemukan di lingkungan Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, diketahui berasal dari hutan Gunung Pangrango. Saat ini, satwa liar tersebut sedang ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bekerja sama dengan tim Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Asisten Manajer Legal dan Umum PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin menjelaskan bahwa macan tutul tersebut berasal dari pegunungan dan memasuki permukiman warga Gunung Mas sebelum terjerat. “Satwa ini datang dari kawasan Pegunungan Pangrango, memasuki kawasan Gunung Mas, lalu terjebak dalam jeratan dan kemudian diberi bius oleh pihak BKSDA dan Taman Safari,” ujarnya pada hari Jumat, 3 April 2026. Asep menambahkan bahwa keberadaan macan tutul ini telah diketahui oleh warga, terutama di Kampung Batik. Satwa tersebu...

Kediaman Warga di Rumpin Bogor Terkena Kerusakan Akibat Angin Kencang, Seorang Ibu Hamil Mengalami Cedera

 

Tim BPBD mendatangi lokasi rumah korban yang rumahnya rusak diterjang angin kencang di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor, Rabu (18/2/2026).

Kabupaten Bogor, Blogger.com ----- Angin kuat berhembus di daerah Kampung Sentul Legok, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sebuah rumah milik warga mengalami kerusakan, dan dua individu mengalami cedera akibat tertimpa material konstruksi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M. Adam menyatakan bahwa angin kencang tersebut terjadi sekitar pukul 01. 30 WIB pada pagi hari ini.

"Kerusakan diduga terjadi akibat angin kencang yang muncul secara mendadak saat kondisi cuaca buruk," ungkap Adam dalam pernyataannya, Rabu (18/2/2026).

Selain itu, konstruksi rumah yang tidak cukup kuat untuk menghadapi tiupan angin memperburuk dampak kerusakan, sehingga material bangunan runtuh.

Adam menyatakan bahwa dalam peristiwa ini, dua orang penghuni rumah, yaitu Nuraida yang sedang hamil empat bulan, mengalami luka serius di punggung, sementara Nandar mengalami luka ringan pada bagian kepala.

Korban cedera karena terkena material bangunan untuk perawatan awal dibawa ke bidan desa. "Korban kini telah kembali ke rumah neneknya, namun masih menjalani pengobatan secara rutin," ujarnya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD dan pihak terkait lainnya telah hadir di lokasi untuk melakukan penilaian serta memberikan edukasi tentang kebencanaan kepada masyarakat. "Saat ini, rumah yang terkena dampak ditutupi terpal di bagian atapnya," ungkapnya.



Nara Sumber    M. Adam ( Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik 

                       Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 

                                               Kabupaten Bogor ).

Penulis Berita    Raden Dede Sudrajat


Referensi          Regional.kompas.com






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon