Kode iklan di atas

Kronologi Penemuan Macan Tutul Terjerat di Permukiman Warga Gunung Mas Puncak Bogor, Berasal dari Gunung Pangrango.

Gambar
  Petugas saat mengevakuasi macan tutul yang masuk ke permukiman warga di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat, 3 April 2026. Blogger.com  - Sebuah macan tutul yang ditemukan di lingkungan Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, diketahui berasal dari hutan Gunung Pangrango. Saat ini, satwa liar tersebut sedang ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bekerja sama dengan tim Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Asisten Manajer Legal dan Umum PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin menjelaskan bahwa macan tutul tersebut berasal dari pegunungan dan memasuki permukiman warga Gunung Mas sebelum terjerat. “Satwa ini datang dari kawasan Pegunungan Pangrango, memasuki kawasan Gunung Mas, lalu terjebak dalam jeratan dan kemudian diberi bius oleh pihak BKSDA dan Taman Safari,” ujarnya pada hari Jumat, 3 April 2026. Asep menambahkan bahwa keberadaan macan tutul ini telah diketahui oleh warga, terutama di Kampung Batik. Satwa tersebu...

Korban dari longsoran tambang timah di Bangka telah ditemukan, bersamaan dengan kedatangan adiknya dari Banten.

 

Keluarga korban dari Banten datang ke lokasi longsoran tambang timah Pondi, Bangka, Sabtu (7/2/2026)

Blogger.com ---- Jenazah Soleh Hidayat (34) akhirnya ditemukan setelah enam hari terpendam akibat longsoran di lokasi tambang timah Pondi, Pemali, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, pada hari Sabtu (7/2/2026).

Menarik untuk dicatat bahwa penemuan jenazah pekerja tambang itu berlangsung pada hari yang sama ketika adik perempuannya tiba dari Banten. Adik korban beserta suaminya tiba di lokasi sekitar pukul 12. 24 WIB.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam," ujar Kapolsek Pemali, Ipda Tri Nurhadi, pada hari Sabtu. Dalam kunjungan ke lokasi pertambangan tersebut, pihak kepolisian juga memberikan pendampingan.

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, mengonfirmasi penemuan jenazah seorang pekerja tambang pada sekitar pukul 13. 35 WIB.

"Kami telah bekerja sama dengan keluarga korban yang datang langsung dari Banten untuk proses evakuasi menuju RSUD Sungailiat," jelas Mikel.

Dengan demikian, terdapat tujuh korban meninggal akibat longsoran di tambang Pondi, dan seluruh jenazah korban telah ditemukan. Ia juga menyatakan bahwa dengan ditemukan semua korban, misi kemanusiaan secara resmi telah selesai.

Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen SAR gabungan yang telah berupaya dengan gigih selama enam hari terakhir. Dengan ini, Mikel mengumumkan bahwa operasi SAR telah resmi ditutup.

Longsor di tambang timah Pondi terjadi pada hari Senin (2 Februari 2026) sekitar pukul 17. 00 WIB. Pekerja tertimpa longsoran saat bekerja di lubang tambang dengan menggunakan eskavator.

Kegiatan penambangan yang berlangsung di area Izin Usaha Penambangan (IUP) PT Timah tersebut dipastikan tidak memiliki surat perintah kerja, sehingga dianggap ilegal.

Saat ini, pihak kepolisian telah menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus kecelakaan di tambang, yang telah menyebabkan tujuh pekerja, semuanya berasal dari Banten, kehilangan nyawa.



Nara Sumber        Ipda Tri Nurhadi ( Kapolsek Pemali )


Penulis Berita       Raden Dede Sudrajat


Referensi            Regional.kompas.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon