Kode iklan di atas
Pahlawan yang Berakhir Tragis, Attaya Meninggal Setelah Menyelamatkan 2 Wisatawan di Pantai Sine Tulungagung
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Blogger.com ---- Muhammad Attaya Ulum (20), seorang wisatawan dari Kota Malang, ditemukan meninggal dunia di Pantai Sine, yang terletak di Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada hari Senin (9/2/2026) sekitar pukul 05. 45 WIB.
Sebelumnya, Attaya dilaporkan hilang tenggelam setelah berhasil menyelamatkan dua wisatawan lainnya pada hari Sabtu (7/2/2026). Koordinator Pos Basarnas Trenggalek, Bayu Prasetyo, menginformasikan bahwa jenazah Attaya ditemukan oleh seorang nelayan bernama Yasin saat akan melaut.
Jasad Attaya ditemukan terjebak di tebing bagian selatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Jasad tersebut ditemukan kira-kira 100 meter dari tempat awal di mana korban tenggelam.
Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di tebing di seberang tempat kejadian. Sekitar pukul 05. 30 WIB, kami menuju tempat temuan untuk melakukan evakuasi terhadap korban," ungkap Bayu, pada hari Senin, seperti yang dicatat oleh SURYA. co. id.
Permulaan peristiwa
Pada awalnya, Attaya mengunjungi Pantai Sine bersama tiga temannya, yaitu Achmad Wildani Ubaidilah (19), M Fikri Asshiddiqi (20), dan Ahmad Riskilah (20).
Pada waktu itu, mereka menyaksikan dua pengunjung dari Kabupaten Ponorogo, yaitu Andri (49) dan anaknya Resta (25), yang hampir tenggelam ketika berenang di dekat TPI.
Empat sahabat dari Malang ini dengan segera melompat ke dalam air untuk memberikan bantuan. Andri dan Resta telah berhasil diselamatkan. Namun, Attaya malah menghilang.
Diduga, Attaya kehilangan energi saat akan kembali ke tepi. Ia sempat berteriak meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam di dalam ombak muara. Sepanjang waktu, Pantai Sine telah dikenal karena memiliki ombak yang tinggi dan arus bawah laut yang kuat.
Penghentian pencarian telah dilakukan.
Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) untuk Attaya di Pantai Sine Tulungagung secara resmi berakhir setelah jasad korban berhasil ditemukan. Semua elemen SAR kembali ke unit-unit mereka masing-masing.
"Kami tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," ujarnya. Jenazah Attaya diantarkan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
"Mayat tersebut telah kami serahkan kepada pihak yang berwenang, dan selanjutnya dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung," ungkap Bayu. Para wisatawan disarankan untuk lebih berhati-hati saat mengunjungi pantai, terutama di Pantai Selatan Jawa yang memiliki gelombang ombak yang cukup kuat.
Nara Sumber Bayu Prasetyo ( Koordinator Pos Basarnas Trenggalek )
Penulis Berita Raden Dede Sudrajat
Referensi Surabaya.kompas.com
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar