Kode iklan di atas

Kronologi Penemuan Macan Tutul Terjerat di Permukiman Warga Gunung Mas Puncak Bogor, Berasal dari Gunung Pangrango.

Gambar
  Petugas saat mengevakuasi macan tutul yang masuk ke permukiman warga di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat, 3 April 2026. Blogger.com  - Sebuah macan tutul yang ditemukan di lingkungan Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, diketahui berasal dari hutan Gunung Pangrango. Saat ini, satwa liar tersebut sedang ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bekerja sama dengan tim Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Asisten Manajer Legal dan Umum PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin menjelaskan bahwa macan tutul tersebut berasal dari pegunungan dan memasuki permukiman warga Gunung Mas sebelum terjerat. “Satwa ini datang dari kawasan Pegunungan Pangrango, memasuki kawasan Gunung Mas, lalu terjebak dalam jeratan dan kemudian diberi bius oleh pihak BKSDA dan Taman Safari,” ujarnya pada hari Jumat, 3 April 2026. Asep menambahkan bahwa keberadaan macan tutul ini telah diketahui oleh warga, terutama di Kampung Batik. Satwa tersebu...

Pahlawan yang Berakhir Tragis, Attaya Meninggal Setelah Menyelamatkan 2 Wisatawan di Pantai Sine Tulungagung

 

Tim SAR mengevakuasi jenazah M Attaya Ulum (20) dari tebing di seberang Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Sine Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (9/2/2026). Sebelumnya korban bersama 3 temannya menyelamatkan 2 wisatawan yang akan tenggelam, namun Attaya Ulum tenggelam dan hilang

Blogger.com ---- Muhammad Attaya Ulum (20), seorang wisatawan dari Kota Malang, ditemukan meninggal dunia di Pantai Sine, yang terletak di Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada hari Senin (9/2/2026) sekitar pukul 05. 45 WIB.

Sebelumnya, Attaya dilaporkan hilang tenggelam setelah berhasil menyelamatkan dua wisatawan lainnya pada hari Sabtu (7/2/2026). Koordinator Pos Basarnas Trenggalek, Bayu Prasetyo, menginformasikan bahwa jenazah Attaya ditemukan oleh seorang nelayan bernama Yasin saat akan melaut.

Jasad Attaya ditemukan terjebak di tebing bagian selatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Jasad tersebut ditemukan kira-kira 100 meter dari tempat awal di mana korban tenggelam.

Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di tebing di seberang tempat kejadian. Sekitar pukul 05. 30 WIB, kami menuju tempat temuan untuk melakukan evakuasi terhadap korban," ungkap Bayu, pada hari Senin, seperti yang dicatat oleh SURYA. co. id.

Permulaan peristiwa

Pada awalnya, Attaya mengunjungi Pantai Sine bersama tiga temannya, yaitu Achmad Wildani Ubaidilah (19), M Fikri Asshiddiqi (20), dan Ahmad Riskilah (20).

Pada waktu itu, mereka menyaksikan dua pengunjung dari Kabupaten Ponorogo, yaitu Andri (49) dan anaknya Resta (25), yang hampir tenggelam ketika berenang di dekat TPI.

Empat sahabat dari Malang ini dengan segera melompat ke dalam air untuk memberikan bantuan. Andri dan Resta telah berhasil diselamatkan. Namun, Attaya malah menghilang.

Diduga, Attaya kehilangan energi saat akan kembali ke tepi. Ia sempat berteriak meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam di dalam ombak muara. Sepanjang waktu, Pantai Sine telah dikenal karena memiliki ombak yang tinggi dan arus bawah laut yang kuat.

Penghentian pencarian telah dilakukan.

Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) untuk Attaya di Pantai Sine Tulungagung secara resmi berakhir setelah jasad korban berhasil ditemukan. Semua elemen SAR kembali ke unit-unit mereka masing-masing.

"Kami tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," ujarnya. Jenazah Attaya diantarkan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Mayat tersebut telah kami serahkan kepada pihak yang berwenang, dan selanjutnya dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung," ungkap Bayu. Para wisatawan disarankan untuk lebih berhati-hati saat mengunjungi pantai, terutama di Pantai Selatan Jawa yang memiliki gelombang ombak yang cukup kuat.



Nara Sumber            Bayu Prasetyo ( Koordinator Pos Basarnas Trenggalek )

Penulis Berita           Raden Dede Sudrajat

Referensi                  Surabaya.kompas.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon