Kode iklan di atas

Sarang Tawon Vespa Dievakuasi oleh Pemadam Kebakaran di Permukiman Warga Rumpin Bogor

Gambar
Petugas Damkar Sektor Parungpanjang saat mengevakuasi sarang tawon di Kampung Leuwiranji, Desa Sukamulya, Rumpin, Kabupaten Bogor. Kabupaten Bogor, Blogger.com ---- Sebuah sarang tawon ditemukan di pemukiman yang dapat membahayakan warga di Kampung Leuwiranji, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Tawon jenis Vespa tersebut dilaporkan pernah menyerang anak-anak, mengakibatkan pembengkakan dan demam. Ketua RT 02/02 Kampung Leuwiranji, Madroni, menginformasikan bahwa sarang tawon berukuran sedang itu telah berada di salah satu rumah warga selama dua bulan terakhir. "Diperoleh laporan dari warga bahwa banyak di antara mereka yang telah tersengat, khususnya di rumah Pak Ustad Ilham," tuturnya pada Kamis, 9 April 2026. Belakangan, dua anak-anak dilaporkan mengalami sengatan saat bermain bola di dekat lokasi sarang tawon tersebut. Setelah disengat, kedua anak mengalami pembengkakan serta demam selama beberapa hari. Karena khawatir akan potensi korban lain, pengurus li...

Rumah Salah Satu Warga Kebumen Hampir Runtuh Diduga Akibat Gempa di Pacitan.

 

Dampak gempa bumi yang berpusat di Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) dini hari masih dirasakan hingga wilayah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. 

Blogger.com ---- Rumah Salah Satu Warga Kebumen Hampir Runtuh Diduga Akibat Gempa di Pacitan.Dampak dari gempa bumi yang berpusat di Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) pagi, masih dirasakan hingga ke wilayah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Salah satu hal yang dialami oleh masyarakat Desa Tunjungseto, Kecamatan Sempor. Rumah yang dimiliki oleh Turyati (65) dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup serius sehingga hampir mengalami keruntuhan.

Peristiwa itu diketahui berlangsung pada hari Minggu, tanggal 8 Februari 2026, sekitar pukul 11. 30 WIB. Sebagian bangunan rumah Turyati runtuh, terutama di bagian belakang yang mencakup area dapur dan kamar mandi. Sementara itu, sekitar 80 persen bangunan lainnya berada dalam kondisi miring dan berisiko untuk runtuh.

Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman, menyatakan bahwa kerusakan yang terjadi diduga besar kemungkinan disebabkan oleh getaran dari gempa yang terjadi di Pacitan, yang mengguncang kawasan selatan Pulau Jawa beberapa hari lalu. Getaran yang dihasilkan oleh gempa membuat pondasi rumah yang tua dan lemah bergeser.

Pada saat peristiwa terjadi, pemilik rumah tidak berada di dalam bangunan. "Anak dari korban yang ada di dalam rumah berhasil melarikan diri sebelum bagian belakang bangunan runtuh," ujar Faris dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada hari Senin (9/2/2026).

Pejabat Melakukan Penilaian

Setelah menerima laporan dari masyarakat, pihak Polres Kebumen melalui Polsek Sempor, bekerja sama dengan unsur TNI, perangkat desa, Taruna Siaga Bencana (Tagana), perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta warga setempat, mengunjungi lokasi untuk melakukan penilaian awal.

Selain mencatat kerusakan, petugas juga melaksanakan analisis lokasi kejadian sebagai bahan laporan dan langkah selanjutnya dalam penanganan.

Tidak terdapat korban jiwa atau cedera. Kerusakan yang paling serius terjadi pada area dapur dan kamar mandi yang sepenuhnya hancur. "Sementara itu, bagian lain dari rumah berada dalam kondisi miring dan berisiko tinggi untuk runtuh jika terjadi getaran lanjutan," kata Kompol Faris.

Sebagai hasil dari peristiwa tersebut, kerugian materi diperkirakan cukup signifikan. Untuk saat ini, korban beserta keluarganya dipindahkan ke tempat tinggal sanak famili yang dianggap lebih aman. Polisi juga meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar bangunan yang rusak demi menjaga keselamatan.

Perawatan Selanjutnya

Penilaian lanjutan direncanakan akan dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen. Bantuan sosial direncanakan akan disalurkan melalui Dinas Sosial dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Pemerintah di tingkat kecamatan dan desa yang bersangkutan akan bekerja sama dengan lembaga yang relevan untuk menetapkan tindakan selanjutnya, termasuk kemungkinan perbaikan atau pemindahan sementara.

"Smpai saat ini, Polres Kebumen masih terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi yang terkena dampak gempa," tutup Kompol Faris.



Nara Sumber        Kompol Faris Budiman ( Wakapolres Kebumen )


Penulis Berita       Raden Dede Sudrajat


Referensi             Regional.kompas.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku