Kode iklan di atas
Satu Malam, 14 Bencana Menyerang Majalengka: Tanah Longsor hingga Banjir Merendam Pemukiman.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
| Petugas saat membersihkan material longsor di jalur Maja-Talaga, tepatnya di kawasan Cikebo, Majalengka, Rabu (11/2/2026) malam |
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim, menjelaskan bahwa hujan deras telah berlangsung lebih dari lima jam, dimulai dari pukul 14. 00 WIB hingga malam hari.
"Kejadian bencana yang dilaporkan terjadi semalam meliputi tanah longsor, banjir, serta kondisi cuaca yang ekstrem," kata Agus ketika dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026).
Berdasarkan data yang tercatat, BPBD Majalengka melaporkan bahwa 14 peristiwa bencana tersebut terjadi di 14 desa yang berbeda yang terdapat di enam kecamatan.
Area yang terpengaruh mencakup Kecamatan Maja, Argapura, Talaga, Lemahsugih, Kadipaten, dan Panyingkiran.
Agus menyatakan bahwa, meskipun hujan terjadi di seluruh area, insiden terbanyak dicatat di daerah selatan Majalengka.
Hal ini disebabkan oleh bentuk wilayah selatan yang paling rentan terhadap pergerakan tanah atau longsor. Syukurlah, rangkaian bencana ini tidak menyebabkan hilangnya nyawa, "Alhamdulillah, sampai sekarang tidak ada laporan mengenai korban jiwa," ujarnya dengan tegas.
Akses yang Terhambat
Akan tetapi, pengaruh dari cuaca yang ekstrem ini cukup berarti. Akses jalan provinsi pada jalur Maja-Talaga, khususnya di daerah Cikebo, mengalami keadaan terhenti sepenuhnya.
Kendaraan tidak dapat melewati jalan selama sekitar satu jam akibat material longsoran yang menutupi sisi jalan. Tim gabungan segera bertindak cepat untuk melakukan pembersihan agar jalur dapat dilalui kembali.
Sementara itu, air banjir menggenangi kawasan pemukiman di Kecamatan Panyingkiran.
Telah tercatat sebanyak 65 rumah warga dan fasilitas ibadah yang terendam air di Desa Bonang dan Desa Leuwiseeng. Pada saat ini, kebanyakan kondisi banjir mulai perlahan mereda.
"Proses pengumpulan data mengenai dampak kerusakan masih kami lakukan," tambah Agus. BPBD Majalengka, bersama TNI, Polri, dan lembaga terkait, terus melaksanakan penilaian dan tanggap darurat.
Agus juga meminta kepada masyarakat untuk selalu waspada mengingat bahwa kemungkinan terjadinya hujan deras masih sangat tinggi. "Kami mengundang masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi dari BPBD dan segera melaporkan apabila terjadi keadaan darurat," ujarnya.
Nara Sumber Agus Tamim ( Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD
Kabupaten Majalengka )
Penulis Berita Raden Dede Sudrajat
Referensi Bandung.kompas.com
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar