Kode iklan di atas
Selama dua tahun, 47 keluarga menunggu kejelasan mengenai relokasi akibat pergerakan tanah di Rongga, Bandung Barat.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
| Foto udara Kampung Cigombong, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat yang diterjang pergerakan tanah, Senin (3/3/2024). |
Blogger.com ---- Sebanyak 47 keluarga yang menjadi korban longsor di Kampung Cigombong, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, akhirnya memperoleh kepastian mengenai lokasi relokasi setelah hampir dua tahun mengalami ketidakpastian sejak terjadinya bencana pada 19 Februari 2024.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyampaikan bahwa area yang disediakan oleh pemerintah terletak pada zona kerentanan terhadap gerakan tanah yang rendah dan dapat dimanfaatkan untuk pemukiman permanen dengan memenuhi persyaratan teknis.
Keberlanjutan informasi tersebut tercantum dalam Laporan Pemeriksaan Kandidat Lokasi Relokasi Nomor 247. Lap/GL. 03/BGL/2026 yang diterbitkan pada 10 Februari 2026, berdasarkan permintaan studi geologi dari BPBD Bandung Barat.
Dalam dua tahun terakhir, masyarakat yang terkena dampak diminta untuk meninggalkan kampung mereka demi keselamatan, mengingat adanya risiko tinggi bencana tanah longsor yang dapat terjadi kembali.
Mereka tinggal sementara di rumah sanak saudara dan menyewa tempat tinggal sementara sambil menunggu informasi jelas mengenai lokasi relokasi.
Lahan pemindahan untuk para korban longsor.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menginformasikan bahwa lokasi relokasi terletak di Dusun 5 Kampung Sukapura RT 02 RW 05, Desa Cibedug, dengan luas sekitar 0,28 hektar, yang direncanakan untuk 47 kepala keluarga atau 169 jiwa.
“Menurut Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah di Kabupaten Bandung Barat, area ini berada dalam zona kerentanan gerakan tanah yang rendah,” ungkap Lana Saria dalam laporan resmi Badan Geologi, Selasa (10/2/2026).
Hasil analisis menunjukkan bentuk fisik lokasi berupa perbukitan struktural yang bergelombang dengan kemiringan lereng yang paling umum antara 8-16 derajat, sementara sebagian area lainnya datar, dengan ketinggian lokasi berada di antara 975-995 mdpl.
Secara geologi, area ini terdiri dari Formasi Cimandiri yang meliputi kombinasi batulempung, batulanau, batupasir, dan bahan lahar. Tanah di area tersebut telah mengalami proses pelapukan yang intensif dengan ketebalan lebih dari tiga meter.
Tim tidak menemukan adanya struktur patahan ataupun kekar batuan di lokasi yang dipilih untuk relokasi.
Uji daya dukung tanah sampai kedalaman 0,5 meter menunjukkan nilai berkisar antara 5,86 kg/cm² hingga 7,75 kg/cm². Badan Geologi menyatakan bahwa daya dukung ini cocok untuk konstruksi ringan.
Rekomendasi pembangunan Berdasarkan penelitian lapangan, tim juga tidak menemukan tanda-tanda longsoran di lokasi tersebut dan menurut penjelasan masyarakat sekitar, belum pernah terjadi pergerakan tanah di lokasi itu.
Akan tetapi, Badan Geologi memperingatkan bahwa wilayah tersebut termasuk dalam zona berisiko tinggi terhadap gempa bumi di Jawa Barat, sehingga pembangunan perlu mematuhi standar teknis konstruksi dan pengaturan lereng.
"Menurut Peta Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi di Provinsi Jawa Barat, lokasi ini berada dalam area dengan risiko gempa bumi yang tinggi," kata Lana.
Badan Geologi menyarankan agar lahan dipersiapkan dengan baik, fondasi harus mencapai lapisan tanah yang keras, dilakukan terasering jika terdapat pemotongan lereng, pembangunan tembok penahan lereng, serta sistem drainase yang kedap dan terpadu sebelum pembangunan permukiman dilaksanakan.
PVMBG hanya memberikan gambaran mengenai kemungkinan terjadinya bencana geologi. PVMBG tidak memiliki otoritas untuk melarang atau mengizinkan pembangunan lahan di Desa Cibedug, Kecamatan Rongga. "Pembangunan sepenuhnya merupakan wewenang yang dimiliki oleh pemerintah daerah," ujarnya.
Nara Sumber Lana Saria ( Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Geologi )
Penulis Berita Raden Dede Sudrajat
Referensi Bandung.kompas.com
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar