Kode iklan di atas
Seorang pelajar MTs di Brebes Dilaporkan Menghilang Saat Berendam di Sungai Maiyah.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
| Tim SAR gabungan melakukan pencarian pelajar MTs diduga hilang tenggelam di Sungai Maiyah, Desa Pejagan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (7/2/2026) |
Blogger.com ----Seorang siswa kelas 7 dari salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Brebes dilaporkan menghilang karena tenggelam saat bermain di Sungai Maiyah, yang terletak di Desa Pejagan, Kecamatan Tanjung, Brebes, Jawa Tengah, pada Sabtu (7/2/2026).
Kejadian itu terjadi di aliran sungai yang terletak di selatan rel kereta api jalur Pantura. Korban diketahui berinisial Deni Arya Lembayung (13) yang merupakan penduduk Desa Pejagan RT 01 RW 02, Kecamatan Tanjung.
Informasi mengenai kejadian pertama kali diterima oleh Posko SAR Kabupaten Brebes sekitar pukul 10. 45 WIB. Sampai malam hari, korban dilaporkan masih belum ditemukan.
Menurut keterangan dari saksi mata yang merupakan penduduk setempat, yaitu Taroni (45 tahun), insiden tersebut dimulai sekitar pukul 09. 40 WIB, ketika korban datang untuk bermain dan berenang bersama dua temannya di Sungai Maiyah yang mengalir menuju Desa Krakahan.
Meskipun ketiganya sempat terbawa arus, dua teman korban yang bernama Ulil (13) dan Aray (13) berhasil selamat dari kejadian tersebut. Sementara itu, korban yang hilang diduga telah tenggelam.
Sekitar pukul 10. 00 WIB, diperkirakan bahwa korban tidak dapat berenang dengan baik sehingga terbawa arus sungai yang cukup kuat. "Korban lalu masuk ke dalam gorong-gorong dan menghilang dibawa arus," ucap Taroni kepada para wartawan.
Taroni yang menyaksikan peristiwa itu berusaha untuk memberikan pertolongan. Namun, kuatnya arus sungai mengakibatkan korban tidak berhasil diselamatkan dan akhirnya lenyap ke dalam saluran di bawah rel kereta.
Koordinator SAR Brebes, Waryadi, menyampaikan bahwa setelah menerima laporan, timnya segera melakukan tindakan pencarian.
Pencarian dilaksanakan mengikuti aliran Sungai Maiyah sejauh kurang lebih 2 kilometer menuju Desa Krakahan. Pada sore hari, korban masih belum berhasil ditemukan.
Operasi pencarian saat ini dihentikan dan akan diteruskan pada hari berikutnya. Pihak SAR meminta kepada masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih waspada dalam mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sungai, terutama saat debit air sedang tinggi dan arusnya kuat," ujarnya.
Nara Sumber Taroni ( Saksi Mata/Warga Sekitar )
Penulis Berita Raden Dede Sudrajat
Referensi Regional.kompas.com
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar