Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan sedang melakukan pengawasan terhadap banjir di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada malam hari Senin (23/2/2026).
Blogger.com ----- Hujan lebat pada malam Senin (23/2/2026) menyebabkan banjir kiriman yang kembali melanda daerah pesisir di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Tujuh desa mengalami dampak banjir setelah sungai Kedunglarangan dan Rejoso meluap ke area pemukiman, dengan ketinggian air mencapai 75 sentimeter.
Desa dan kelurahan yang mengalami dampak banjir adalah Kelurahan Kalianyar serta Desa Tambakan, yang terletak di Kecamatan Bangil, dengan ketinggian air mencapai antara 50 hingga 75 sentimeter.
Selanjutnya, terdapat tiga desa di Kecamatan Winongan, yaitu Desa Bandaran, Prodo, dan Winongan Kidul, yang memiliki ketinggian antara 10 hingga 30 sentimeter.
Selanjutnya, Desa Sidogiri yang terletak di Kecamatan Kraton mengalami genangan air dengan ketinggian antara 30 hingga 50 sentimeter, sementara Desa Kedawung Kulon yang berada di Kecamatan Grati memiliki ketinggian air antara 10 hingga 30 sentimeter.
Bencana yang paling parah terjadi di Desa Tambakan dan Kalianyar, Bangil. Kondisi geografis yang lebih rendah dan efek dari meluapnya sungai Kedunglarangan disebabkan oleh daerah Kecamatan (hulu) hujan deras mulai siang hari," jelas Sugeng Hariyadi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan kepada Kompas. com, Senin (23/2/2026) malam.
Untuk meringankan beban warga yang terkena dampak banjir, pihak terkait segera mengoperasikan tempat penampungan Kalirejo dengan membuka dapur umum.
Termasuk dalam persiapan adalah menyediakan alat darurat yang diperlukan oleh masyarakat. "Malam ini, kami telah menyiapkan makanan untuk dibagikan sebagai upaya meringankan beban warga desa Tambakan dan Kalianyar yang rumahnya telah terendam air," tambahnya.
Yuliana, salah satu penduduk Tambakan, menyatakan bahwa banjir yang terjadi di desa mereka sebenarnya sudah diperkirakan.
Karena level air di sungai Kedunglarangan lebih tinggi daripada tanggul yang ada di area perkampungan. Sejak sore tadi, sungai telah mengalami peningkatan debit yang signifikan, dan ini merupakan kejadian banjir yang sudah terjadi lebih dari tiga kali. "Harapan saya adalah bahwa air akan surut besok pagi," kata Yuliana.
Nara Sumber Sugeng Hariyadi ( Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan ).
Yuliana ( Warga Sekitar )
Penulis Berita Raden Dede Sudrajat
Referensi Surabaya.kompas.com
Komentar
Posting Komentar