Kode iklan di atas
Tanah Bergerak, 3 Rumah di Tomo Sumedang Terperosok ke Sungai Cipeles
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
| Bencana pergerakan tanah merusak tiga rumah di Tomo, Sumedang, Jabar, Senin (2/2/2025) malam. |
Kepala BPBD Sumedang, Bambang Rianto menyatakan bahwa tiga rumah warga mengalami kerusakan berat akibat pergerakan tanah yang panjangnya mencapai 15 meter dengan ketinggian sekitar 10 meter di lokasi tersebut.
Kejadian ini berlangsung tidak jauh dari aliran Sungai Cipeles, sekitar 40 meter dari titik longsor. "Penyebab pergerakan tanah ini adalah hujan deras yang terus menerus mengguyur kawasan Sumedang, ditambah adanya mata air di bawah lokasi," jelas Bambang kepada Kompas. com pada Selasa (3/2/2026).
Bagian Dapur Terhitam Parah
Bambang menyampaikan bahwa tiga rumah yang mengalami kerusakan serius adalah milik Uun Kurniasih (1 KK, 1 jiwa), Evin (1 KK, 3 jiwa), dan Enok Ninih (1 KK, 2 jiwa).
Kerusakan paling parah terlihat pada bagian belakang bangunan rumah. "Rusaknya rumah terutama terjadi di bagian belakang, yaitu di dapur," ujar Bambang.
Syukurlah, tidak ada korban jiwa akibat kejadian yang berlangsung malam itu. Namun, semua pemilik rumah saat ini harus tinggal sementara di tempat yang lebih aman, yaitu rumah anggota keluarga mereka.
"Tidak ada korban jiwa, kami juga sudah melakukan penilaian di lokasi," ungkap Bambang.
Pemasangan Rucuk Bambu
Sebagai langkah darurat, BPBD Sumedang melakukan pengaturan rucuk bambu dan tumpukan karung di lokasi pergerakan tanah. Tindakan ini bertujuan untuk memperlambat pergerakan tanah agar tidak meluas ke bangunan lain.
BPBD juga telah mendistribusikan bantuan logistik dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk langkah mitigasi jangka panjang. "Untuk penanganan lebih lanjut, kami akan mengajukan permohonan studi dan analisis teknis kepada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung.
Ini dilakukan untuk mengetahui tingkat risiko dan rekomendasi penanganan selanjutnya," tambah Bambang.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat di Dusun Caricangkas untuk tetap tenang tetapi tetap waspada, mengingat curah hujan di wilayah Sumedang masih tinggi.
"Kami telah meminta warga di sekitar lokasi untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman," tutup Bambang.
Nara Sumber Bambang Rianto ( Kepala BPBD Sumedang )
Penulis Berita Raden Dede Sudrajat
Referasi Bandung.kompas.com
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar