Kode iklan di atas

Kronologi Penemuan Macan Tutul Terjerat di Permukiman Warga Gunung Mas Puncak Bogor, Berasal dari Gunung Pangrango.

Gambar
  Petugas saat mengevakuasi macan tutul yang masuk ke permukiman warga di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat, 3 April 2026. Blogger.com  - Sebuah macan tutul yang ditemukan di lingkungan Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, diketahui berasal dari hutan Gunung Pangrango. Saat ini, satwa liar tersebut sedang ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bekerja sama dengan tim Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Asisten Manajer Legal dan Umum PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin menjelaskan bahwa macan tutul tersebut berasal dari pegunungan dan memasuki permukiman warga Gunung Mas sebelum terjerat. “Satwa ini datang dari kawasan Pegunungan Pangrango, memasuki kawasan Gunung Mas, lalu terjebak dalam jeratan dan kemudian diberi bius oleh pihak BKSDA dan Taman Safari,” ujarnya pada hari Jumat, 3 April 2026. Asep menambahkan bahwa keberadaan macan tutul ini telah diketahui oleh warga, terutama di Kampung Batik. Satwa tersebu...

Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mengalami banjir lagi, sehingga warga harus dievakuasi sekali lagi.

 

Banjir kembali melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (11/2/2026). Kondisi ini diakibatkan intensitas hujan yang tinggi dan membuat air sungai di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, meluap.


Blogger.com --- Banjir kembali terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, khususnya di Kecamatan Tukka, pada Rabu sore, 11 Februari 2026.

Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir pada sungai, yang kemudian membanjiri jalan-jalan dan kawasan pemukiman warga. Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyatakan bahwa daerah Kabupaten Tapanuli Tengah dan sekitarnya sedang mengalami curah hujan yang sangat tinggi.

Keadaan tersebut mengakibatkan jumlah air di sungai di Kelurahan Hutanabolon bertambah. "Kondisi cuaca pada hari ini, khususnya di Kecamatan Tukka, sedang dilanda hujan deras, yang menyebabkan kenaikan debit air sungai di Kelurahan Hutanabolon," jelas Masinton melalui pesan singkat, Rabu.

Arus deras air sungai, menurut Masinton, mengakibatkan tanggul-tanggul yang sudah diperbaiki setelah banjir sebelumnya, mengalami kerusakan sehingga air meluap ke jalan-jalan dan area tempat tinggal masyarakat.

"Jumlah curah hujan yang tinggi, keadaan sungai yang diperluas, serta tanggul darurat tidak dapat menampung volume air," ungkapnya. Masinton menginformasikan bahwa saat ini mereka sedang melakukan evakuasi terhadap masyarakat di lokasi tersebut.

Saat ini, kami sedang melakukan proses evakuasi. "Warga kami diminta agar berpindah dan ditempatkan di tempat-tempat yang aman," ujarnya.

Hingga malam ini, situasi di Kecamatan Tukka dan area sekitarnya tetap dalam keadaan hujan deras. "Hingga malam ini, keadaan cuaca masih menunjukkan hujan yang deras," ujarnya.



Nara Sumber        Masinton Pasaribu   ( Bupati Tapanuli Tengah )


Penulis Berita       Raden Dede Sudrajat


Referensi             Medan.kompas.com









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon