Kode iklan di atas

Masalah yang Kompleks di Pasar Kramat Jati: Tumpukan Sampah yang Tinggi dan Dinding TPS yang Belum Diperbaiki

Gambar
  Kondisi sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (31/3/2026) JAKARTA, Blogger.com --- Dinding di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, roboh diduga disebabkan oleh tekanan dari tumpukan sampah yang menggunung. Dinding tersebut tumbang sejak Januari 2026 akibat sampah yang menumpuk dan memberikan tekanan pada struktur dinding, namun hingga saat ini perbaikan belum dilakukan. Material beton serta tiang dinding tampak runtuh hingga masuk ke saluran air di bagian belakang Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tersebut. Selain itu, banyak tumpukan sampah sayuran dan buah dari TPS juga terlihat terbawa ke saluran air. Di belakang area TPS terdapat lahan kosong yang biasanya digunakan anak-anak untuk bermain dan juga ada jalan setapak yang sering digunakan masyarakat. Kekhawatiran terhadap Keamanan Warga Seorang warga bernama Susi (40) menyampaikan bahwa jalan setapak yang dekat dengan TPS yang dindingnya roboh sering dilalui oleh masyarakat. Oleh karena itu, ia merasa khawatir akan keselam...

TNI AD melakukan renovasi sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana di Aceh Tamiang.

 

Personel TNI AD merenovasi SDN 1 Tualang Cut, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (3/2/2026)

Blogger.com ---- Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 899/Bata Satya Gardapati melakukan renovasi gedung sekolah dasar (SD) yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir di Aceh Tamiang, pada hari Selasa.

Menurut rilis resmi yang diterima ANTARA di Jakarta pada hari Rabu, dijelaskan bahwa sekolah yang telah direnovasi adalah SDN 1 Tualang Cut, yang terletak di Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono, ketika dihubungi di Jakarta pada hari Rabu, mengungkapkan bahwa usaha perbaikan sekolah tersebut dilakukan agar siswa dan guru di daerah bencana dapat melanjutkan kegiatan belajar mengajar.

Tidak hanya itu, perbaikan sekolah ini juga merupakan bagian dari usaha TNI AD untuk mempercepat pemulihan daerah setelah bencana.

Donny menambahkan, anggota TNI AD sedang melakukan renovasi pada sekolah, mulai dari bagian dalam hingga halaman serta fasilitas olahraga yang ada.

"Renovasi diarahkan pada perbaikan fasilitas dan infrastruktur sekolah yang terdampak, termasuk perbaikan halaman sekolah, pembenahan plafon ruang kelas, serta pengecatan kusen dan jendela gedung yang mengalami kerusakan akibat banjir dan cuaca ekstrem," ujar Donny.

Para anggota tim disebutkan bahwa Donny berusaha keras dan saling berkolaborasi agar proses perbaikan sekolah berlangsung dengan cepat.

"Sampai saat ini, kemajuan renovasi telah mencapai sekitar 15 persen dan terus ditingkatkan sesuai dengan rencana kerja yang telah ditentukan," ungkap Donny.

Donny menjamin bahwa anggotanya akan tetap berada di lokasi hingga sekolah siap sepenuhnya untuk digunakan.

Melalui upaya ini, Donny berharap bahwa proses pemulihan infrastruktur di kawasan Aceh Tamiang dapat berlangsung secara optimal.




Nara Sumber                  Brigjen TNI Donny Pramono

                        Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad)


Penulis Berita                  Raden Dede Sudrajat


Referensi                        Antaranews.com




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon