Kode iklan di atas

Masalah yang Kompleks di Pasar Kramat Jati: Tumpukan Sampah yang Tinggi dan Dinding TPS yang Belum Diperbaiki

Gambar
  Kondisi sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (31/3/2026) JAKARTA, Blogger.com --- Dinding di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, roboh diduga disebabkan oleh tekanan dari tumpukan sampah yang menggunung. Dinding tersebut tumbang sejak Januari 2026 akibat sampah yang menumpuk dan memberikan tekanan pada struktur dinding, namun hingga saat ini perbaikan belum dilakukan. Material beton serta tiang dinding tampak runtuh hingga masuk ke saluran air di bagian belakang Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tersebut. Selain itu, banyak tumpukan sampah sayuran dan buah dari TPS juga terlihat terbawa ke saluran air. Di belakang area TPS terdapat lahan kosong yang biasanya digunakan anak-anak untuk bermain dan juga ada jalan setapak yang sering digunakan masyarakat. Kekhawatiran terhadap Keamanan Warga Seorang warga bernama Susi (40) menyampaikan bahwa jalan setapak yang dekat dengan TPS yang dindingnya roboh sering dilalui oleh masyarakat. Oleh karena itu, ia merasa khawatir akan keselam...

Potongan Tubuh Pegawai Ayam Geprek di Bekasi Ditemukan di Bogor

 

Potongan tubuh pria berinisial AH yang menjadi korban mutilasi di sebuah kios ayam geprek di Bekasi akhirnya berhasil ditemukan.

Jakarta, Blogger.com -- Potongan tubuh seorang pria berinisial AH, yang menjadi korban mutilasi di sebuah kios ayam geprek di Bekasi, berhasil ditemukan. Bagian tangan dan kaki korban teridentifikasi berada di wilayah Bogor. Penemuan ini dikonfirmasi oleh Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim.

"(Tangan dan kaki korban) sudah ditemukan," ungkap Abdul Rahim saat dihubungi wartawan, sebagaimana dilaporkan oleh detikNews, Senin (30/3).

Sebelumnya, jasad AH ditemukan lebih dahulu di dalam freezer kios ayam geprek yang terletak di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Saat ditemukan, kondisi jasad tidak utuh karena bagian tangan dan kaki hilang.

"(Ditemukan) Di daerah Cariu, Bogor. Benar (potongan tubuh korban ditemukan semua)," kata Abdul Rahim.

Kasus mutilasi ini sempat menggemparkan masyarakat Bekasi. Penemuan jasad ini bermula ketika pemilik kios kembali dari mudik di Cilacap pada Sabtu (28/3) dan mencium bau menyengat dari dalam freezer.

Setelah dilakukan pemeriksaan, jasad AH, yang diketahui bekerja sebagai petugas keamanan, ditemukan dalam freezer, tersimpan di antara tumpukan daging beku tanpa bagian tangan dan kaki.

Aparat kepolisian segera bertindak untuk mengungkap kasus ini. Dua orang pelaku berinisial S dan DS alias ANS berhasil ditangkap. Keduanya diketahui adalah rekan kerja korban di kios ayam geprek tersebut.




Nara Sumber          AKBP Abdul Rahim (  Kasubdit Jatantras Polda Metro Jaya  ) 

Penulis Berita        Raden Dede Sudrajat

Referensi                 CNN Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon