Kode iklan di atas

Kronologi Penemuan Macan Tutul Terjerat di Permukiman Warga Gunung Mas Puncak Bogor, Berasal dari Gunung Pangrango.

Gambar
  Petugas saat mengevakuasi macan tutul yang masuk ke permukiman warga di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat, 3 April 2026. Blogger.com  - Sebuah macan tutul yang ditemukan di lingkungan Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, diketahui berasal dari hutan Gunung Pangrango. Saat ini, satwa liar tersebut sedang ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bekerja sama dengan tim Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Asisten Manajer Legal dan Umum PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin menjelaskan bahwa macan tutul tersebut berasal dari pegunungan dan memasuki permukiman warga Gunung Mas sebelum terjerat. “Satwa ini datang dari kawasan Pegunungan Pangrango, memasuki kawasan Gunung Mas, lalu terjebak dalam jeratan dan kemudian diberi bius oleh pihak BKSDA dan Taman Safari,” ujarnya pada hari Jumat, 3 April 2026. Asep menambahkan bahwa keberadaan macan tutul ini telah diketahui oleh warga, terutama di Kampung Batik. Satwa tersebu...

Runtuhnya Tumpukan Sampah di Bantargebang, 4 Orang Meninggal dan 5 Orang Masih Hilang.

 

Suasana proses pencarian korban di lokasi longsor Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Senin (9/3/2026)

BEKASI, Blogger. com – Total korban meninggal akibat longsor tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada hari Minggu (8/3/2026) meningkat menjadi empat orang. Selain itu, terdapat lima orang lainnya yang dikabarkan masih terjebak dalam longsoran.

"Empat individu telah ditemukan meninggal dunia, sementara lima orang lainnya, berdasarkan laporan dari kepolisian, masih dilaporkan hilang," kata Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Jakarta, Akhmad Rizkiansyah, kepada para jurnalis pada hari Senin (9/3/2026). 

Hingga pagi hari Senin, petugas masih melanjutkan pencarian lima orang yang telah dilaporkan menghilang.

Rizki menyatakan, menurut informasi sementara terdapat 13 orang yang menjadi korban dalam kejadian itu. "Empat orang telah ditemukan dalam keadaan selamat," katanya.

Pantauan Kompas. com di lokasi pada Senin pagi menunjukkan bahwa petugas masih melanjutkan pencarian korban sejak pagi. 

Sebanyak 15 unit alat berat jenis ekskavator dikerahkan untuk mengangkat penumpukan sampah. Petugas terlihat sedang memeriksa area tumpukan secara bertahap untuk memastikan tidak ada korban yang masih tertutupi oleh material sampah.

"Diketahui bahwa terdapat 336 anggota gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, DLH, Damkar, Satpol PP, serta pihak-pihak terkait yang terlibat dalam pencarian korban," ungkap Rizki.

Sebanyak ratusan petugas tersebut dikerahkan untuk mendukung proses pencarian korban serta menjaga keamanan di area terjadinya longsor. 

Tim gabungan telah berhasil menemukan kendaraan yang sebelumnya terhalang oleh tumpukan material longsoran sampah. Kendaraan itu berada di kawasan antrean pembuangan limbah ketika tanah longsor terjadi.

Di tempat kejadian, tim dokter kepolisian dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati juga telah disiapkan untuk membantu proses identifikasi korban selama pencarian dilakukan.

Cuaca pada pagi hari Senin terlihat cerah. Keadaan tersebut mendukung tim terpadu dalam menggunakan peralatan berat dan memperluas wilayah pencarian di sekitar lokasi longsor. 

Sebelumnya telah dilaporkan bahwa gunungan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, mengalami longsor pada hari Minggu sore, tanggal 8 Maret 2026.

Peristiwa tersebut tercatat dalam beberapa video yang beredar di platform media sosial. Video menunjukkan bahwa tumpukan sampah di TPST Bantargebang telah roboh dan menutupi sebagian jalan di lokasi pembuangan. Kejadian ini kembali terjadi, saudara-saudara; sampah tersebut telah jatuh.

Sampah yang berada di dekat lokasi tadi malam mengalami longsor, dan kembali jatuh menimpa kendaraan-kendaraan yang terparkir. "Di lokasi ini terdapat banyak kendaraan yang tertimbun, saudara-saudara," kata seorang warga yang sedang merekam peristiwa itu.




Nara Sumber.          Akhmad Rizkiansyah ( Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Jakarta )

Penulis Berita.        R. Dede Sudrajat 

Referensi.                 Megapolitan.kompas.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon