Kode iklan di atas

Kronologi Penemuan Macan Tutul Terjerat di Permukiman Warga Gunung Mas Puncak Bogor, Berasal dari Gunung Pangrango.

Gambar
  Petugas saat mengevakuasi macan tutul yang masuk ke permukiman warga di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat, 3 April 2026. Blogger.com  - Sebuah macan tutul yang ditemukan di lingkungan Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, diketahui berasal dari hutan Gunung Pangrango. Saat ini, satwa liar tersebut sedang ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bekerja sama dengan tim Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Asisten Manajer Legal dan Umum PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin menjelaskan bahwa macan tutul tersebut berasal dari pegunungan dan memasuki permukiman warga Gunung Mas sebelum terjerat. “Satwa ini datang dari kawasan Pegunungan Pangrango, memasuki kawasan Gunung Mas, lalu terjebak dalam jeratan dan kemudian diberi bius oleh pihak BKSDA dan Taman Safari,” ujarnya pada hari Jumat, 3 April 2026. Asep menambahkan bahwa keberadaan macan tutul ini telah diketahui oleh warga, terutama di Kampung Batik. Satwa tersebu...

TNI memperbaiki fasilitas SDN di Tapanuli Tengah setelah terjadinya banjir susulan.

 

Prajurit Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan membersihkan SD Negeri (SDN) 153065 Lopian 2 di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Kabupaten Tapanuli  Tengah, Blogger.com ---- Tim Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan melakukan pemulihan sarana di SD Negeri (SDN) 153065 Lopian 2 yang terletak di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, setelah terjadinya banjir susulan di daerah tersebut

"Saat ini, keadaan sekolah telah sepenuhnya pulih dengan kemajuan mencapai 100 persen setelah terjadinya banjir susulan pada pertengahan Februari," ungkap Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan, pada hari Minggu.

Asrul menyatakan bahwa lingkungan sekolah tersebut sudah siap untuk digunakan kembali, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung normal di area tersebut.

Ia berpendapat bahwa pembersihan sekolah dasar merupakan prioritas bagi Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan karena berkaitan langsung dengan kelangsungan pendidikan anak-anak setelah terjadinya bencana.

"Anggota Satgas Gulbencal segera melakukan pembersihan di seluruh area sekolah agar siswa dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman," ucapnya.

Kapendam menyatakan bahwa kegiatan pembersihan dilakukan oleh anggota Koramil 04/Pinangsori Kodim 0211/TT bersama dengan anggota Yon TP 908 yang bergabung dalam Satgas Gulbencal Kodam I/BB.

Kegiatan membersihkan sekolah dasar tersebut dilakukan dengan menggunakan alat manual seperti sekop, cangkul, gerobak, sapu, dan kain pel untuk memastikan bahwa semua area sekolah menjadi bersih dan aman kembali.

"Perbaikan fasilitas pendidikan, terutama sekolah dasar, adalah aspek yang penting dalam mendukung masyarakat untuk pulih setelah terjadinya bencana di daerah tersebut," ujarnya.

Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan terus berupaya secara optimal untuk mempercepat penyelesaian tugas pasca-bencana alam di wilayah tersebut.



Nara Sumber.            Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan

Penulis Berita.          Raden Dede Sudrajat 

Referensi.                  Antaranews.com/berita 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon