Penertiban PKL Diperluas, Pemerintah Kota Bogor Menyisir Lapak-Lapak Ilegal di Kawasan Taman Heulang.
![]() |
| Kondisi rumah rusak akibat longsor di wilayah Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. |
Kabupaten Bogor, Blogger.com — Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor di Desa Purasari, Leuwiliang, Kabupaten Bogor pada Senin, 20 April 2025.
Longsor dilaporkan terjadi di beberapa lokasi, merusak beberapa bangunan, termasuk rumah warga dan fasilitas umum.
Kepala Desa Purasari, Agus Soleh Lukman, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18. 30 WIB.
"Dari sore menjelang waktu magrib, hujan deras mulai turun, lalu air dari Cianten meluap. Namun kini, situasi sudah mulai surut," ujarnya.
Ia menjelaskan, beberapa titik terpengaruh oleh banjir dan longsor, terutama yang paling parah berada di wilayah Cianten RW 10, 11, dan RW 8.
Saat ini, pihak desa masih berkoordinasi dengan pengurus lingkungan dan instansi terkait untuk segera melakukan penanganan.
Ia juga tengah mendata jumlah rumah dan fasilitas umum lainnya yang terdampak.
"Saya meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem saat ini dan selalu siaga," imbaunya.
Di sisi lain, Bayong, seorang warga Leuwiliang, menyampaikan bahwa daerah yang paling parah terdampak berada di RW 11 Desa Purasari.
"Tanah longsor merusak tujuh rumah menurut data sementara, dan saat ini warga masih dalam proses evakuasi dan pendataan. Kerusakan paling banyak terjadi di wilayah Cianten," katanya.
Sementara itu, banjir juga melanda empat rumah dan mengakibatkan kerusakan.
"Banjir juga meluas ke wilayah Pamijahan berdasarkan informasi yang kami terima," tambahnya. (rds)
Nara Sumber Agus Soleh Lukman
Kepala Desa Pursari
Penulis Berita Raden Dede Sudrajat
Referensi Radarbogor.jawapos.com
Komentar
Posting Komentar