Kode iklan di atas

Aksi Peduli Lingkungan di Kawasan Puncak Bogor, EIGER Adventure Land Angkut 6 Ton Sampah dari Kawasan Hulu.

Gambar
  Relawan EIGER Adventure Land saat mengangkut sampah dalam aksi bersih lingkungan di kawasan Puncak Bogor. Kabupaten Bogor, Blogger. com – Usaha untuk melestarikan lingkungan di daerah hulu semakin diperkuat. EIGER Adventure Land bersama beberapa pihak berhasil mengangkat 6 ton sampah dari kawasan Puncak, Bogor, dalam kegiatan pembersihan lingkungan yang diselenggarakan pada pertengahan Maret 2026. Masalah sampah masih menjadi tantangan besar bagi Indonesia, terutama di daerah hulu seperti Puncak. Pembuangan sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat merusak ekosistem, mengganggu aliran air, serta meningkatkan risiko bencana seperti banjir dan tanah longsor di kawasan Puncak. Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, jumlah sampah nasional pada tahun 2023 mencapai sekitar 56 juta ton per tahun. Namun, hanya sekitar 39 persen dari jumlah tersebut yang dikelola dengan baik. Sedangkan 22 persen masih ditimbun di tempat pemrosesan akhir...

Diduga Terdapat Pungli Terhadap PKL di Pasar Bogor, Wali Kota Bogor Dedie Rachim: Mohon Rekam Videonya.

 

Aktivitas PKL di sepanjang Lawang Seketeng Suryakencana Kota Bogor.

Kota Bogor, Blogger. com - Terdapat dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang melibatkan para pedagang kaki lima (PKL) untuk menjual barang di tengah upaya penertiban yang dilakukan.

Informasi ini telah sampai kepada Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, yang merasa sangat marah terhadap praktik pungli yang melanggar aturan tersebut.

Dedie mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam memberantas praktik pungli, dan warga diminta untuk merekam aktivitas pelaku yang diduga terlibat menggunakan ponsel mereka.

“Silakan direkam, pasti itu adalah oknum,” ungkap Dedie A Rachim saat meninjau Radar Bogor di Jalan Otista, pada hari Senin, 6 April 2026.

Pemerintah Kota Bogor telah membentuk tim khusus untuk menindak praktik pungli, dan jika terdapat oknum yang terlibat, mereka tidak akan ragu untuk memberikan tindakan.

“Kami akan melaporkan kepada Satgas Penanggulangan Pungli, kami sudah memiliki tim agar bisa segera bertindak,” jelas Dedie dalam konfirmasi lebih lanjut.

Para PKL juga diharapkan untuk mematuhi peraturan yang berlaku. Solusi untuk penertiban sudah disiapkan dengan merelokasi mereka ke Pasar Jambu Dua dan Pasar Sukasari.

Mereka yang menolak untuk direlokasi dianggap egosentris. Dedie menyatakan bahwa PKL hanya memikirkan keuntungan pribadi tanpa memikirkan kepentingan umum.

“Kita harus memikirkan keseluruhan warga, mereka mengeluh tentang tumpukan sampah yang mencapai puluhan ton, jadi kita juga harus mencari solusi terbaik,” tambahnya.

Sebelumnya, Dedie juga telah meminta aparat penegak hukum untuk menindak oknum yang diduga menjadi pelindung atau backing para PKL.

Dedie menyatakan bahwa terdapat beberapa pihak yang diduga terlibat dalam praktik ini, seperti preman dan oknum yang mengaku sebagai pensiunan Pemda.

Penataan pasar adalah bagian dari kebijakan pemerintah pusat yang harus dijalankan secara konsisten, sehingga tidak boleh ada oknum yang bertentangan dengan kebijakan tersebut.

Pemerintah Kota Bogor, menurut Dedie, saat ini terus mendorong relokasi PKL ke pasar resmi, dan beberapa pedagang yang telah dipindahkan mulai aktif berdagang di Pasar Sukasari dan Pasar Jambu Dua.

“PKL yang telah pindah mulai terlihat di Pasar Sukasari dan Jambu Dua, semoga semakin banyak agar kedua pasar ini dapat berkembang,” jelas Wali Kota Bogor.

Dedie juga mengajak masyarakat untuk berbelanja di pasar yang telah ditata agar aktivitas perdagangan menjadi lebih tertib dan berkelanjutan.



Nara Sumber                                    Dedie A Rachim

                                                             Wakil Kota Bogor

Penulis Berita                               Raden Dede Sudrajat

Referensi                                        Radarbogor.jawapos.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon