Kode iklan di atas

Aksi Peduli Lingkungan di Kawasan Puncak Bogor, EIGER Adventure Land Angkut 6 Ton Sampah dari Kawasan Hulu.

Gambar
  Relawan EIGER Adventure Land saat mengangkut sampah dalam aksi bersih lingkungan di kawasan Puncak Bogor. Kabupaten Bogor, Blogger. com – Usaha untuk melestarikan lingkungan di daerah hulu semakin diperkuat. EIGER Adventure Land bersama beberapa pihak berhasil mengangkat 6 ton sampah dari kawasan Puncak, Bogor, dalam kegiatan pembersihan lingkungan yang diselenggarakan pada pertengahan Maret 2026. Masalah sampah masih menjadi tantangan besar bagi Indonesia, terutama di daerah hulu seperti Puncak. Pembuangan sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat merusak ekosistem, mengganggu aliran air, serta meningkatkan risiko bencana seperti banjir dan tanah longsor di kawasan Puncak. Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, jumlah sampah nasional pada tahun 2023 mencapai sekitar 56 juta ton per tahun. Namun, hanya sekitar 39 persen dari jumlah tersebut yang dikelola dengan baik. Sedangkan 22 persen masih ditimbun di tempat pemrosesan akhir...

Hujan Deras Mengakibatkan Banjir di Tiga Desa Rumpin Bogor, Sekolah Juga Terendam

 

Tim BPBD bersama Satpol PP Kabupaten Bogor saat mendatangi lokasi banjir di sejumlah wilayah desa di Rumpin.

Kabupaten Bogor, Blogger. com - Sejumlah desa di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor mengalami banjir akibat hujan deras yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melaporkan bahwa tiga desa di Kecamatan Rumpin terpengaruh banjir, yaitu Desa Sukamulya, Kertajaya, dan Tamansari.

Di Desa Sukamulya, dua kampung terendam banjir pada malam Minggu, 5 April 2026. Sebanyak 45 unit rumah di Kampung Peusar terimbas, yang melibatkan sekitar 50 kepala keluarga.

Menurut penjelasan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, “Banjir ini terjadi akibat hujan dengan intensitas sangat tinggi dan kondisi drainase yang tidak normal, sehingga menyebabkan air meluap dan membanjiri permukiman warga. ”

Tinggi genangan air bervariasi antara 40 cm hingga 50 cm.

Selain rumah, banjir juga mempengaruhi beberapa fasilitas umum, termasuk sekolah di Kampung Cikoleang. Namun, genangan air yang terjadi tidak mengakibatkan kerusakan pada bangunan.

Selanjutnya, di Kampung Leuwiranji, Desa Sukamulya, banjir terjadi pada malam Sabtu, 4 April 2026, yang berdampak pada tiga unit rumah yang dihuni oleh tiga kepala keluarga.

Adam menyatakan bahwa banjir diperburuk oleh ketiadaan saluran drainase di area tersebut, sehingga air meluap dan memasuki pemukiman warga.

Di Kampung Karehkel, Desa Kertajaya, empat rumah juga terpengaruh banjir, yang melibatkan lima kepala keluarga.

“Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air Kali Cimanceri meluap, menyebabkan banjir dengan ketinggian mencapai satu meter di Kampung Karehkel,” jelas Adam.

Meskipun tidak ada korban jiwa, warga yang terdampak mengalami kerugian materi akibat banjir tersebut.

BPBD Kabupaten Bogor berkomitmen untuk berkoordinasi dengan pihak terkait dalam melakukan penanganan jangka panjang terhadap masalah banjir di wilayah Rumpin.



Nara Sumber                                    Adam  Hamdani

                             Badan Penanggulangan Bencana Daerah (  BPBD ) Kab Bogor

Penulis Berita                                Raden Dede Sudrajat

Referensi                                    Radarbogor.jawapos.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon