Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Kode iklan di atas

Masalah yang Kompleks di Pasar Kramat Jati: Tumpukan Sampah yang Tinggi dan Dinding TPS yang Belum Diperbaiki

Gambar
  Kondisi sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (31/3/2026) JAKARTA, Blogger.com --- Dinding di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, roboh diduga disebabkan oleh tekanan dari tumpukan sampah yang menggunung. Dinding tersebut tumbang sejak Januari 2026 akibat sampah yang menumpuk dan memberikan tekanan pada struktur dinding, namun hingga saat ini perbaikan belum dilakukan. Material beton serta tiang dinding tampak runtuh hingga masuk ke saluran air di bagian belakang Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tersebut. Selain itu, banyak tumpukan sampah sayuran dan buah dari TPS juga terlihat terbawa ke saluran air. Di belakang area TPS terdapat lahan kosong yang biasanya digunakan anak-anak untuk bermain dan juga ada jalan setapak yang sering digunakan masyarakat. Kekhawatiran terhadap Keamanan Warga Seorang warga bernama Susi (40) menyampaikan bahwa jalan setapak yang dekat dengan TPS yang dindingnya roboh sering dilalui oleh masyarakat. Oleh karena itu, ia merasa khawatir akan keselam...

Tiga sungai besar melimpah, sehingga beberapa area di Karawang terendam banjir.

Gambar
  Banjir di akses Pasar Cilamaya akibat meluapnya Sungai Cilamaya, Jumat (30/1/2026). Blogger.com ----  Hujan lebat menyebabkan banjir di beberapa daerah di Karawang, Jawa Barat, pada hari Jumat, (30/1/2025), disebabkan oleh meluapnya tiga sungai besar, yaitu Citarum, Cibeet, dan Cilamaya. Meluapnya Sungai Citarum dan Cibeet mengakibatkan terjadinya banjir di bagian barat Karawang, mencakup Desa Karangligar, Mekarmulya, Mulyajaya, Parungsari di Kecamatan Telukjambe Barat, Desa Purwadana di Kecamatan Telukjambe Timur, serta Kelurahan Tanjungpura, Karawang Kulon, Tanjungmekar, dan Mekarjati di Kecamatan Karawang Barat. Ratusan warga yang sempat meninggalkan tempat pengungsian kini harus kembali mengungsi ke lokasi-lokasi seperti Kantor Desa Karangligar, Resinda, dan Gempol. Asep Saefulloh, penduduk Dusun Pangasinan, Desa Karangligar, melaporkan bahwa banjir telah terulang sejak hari Kamis (29/1/2026). Pada hari Jumat, tinggi air semakin bertambah, hampir mencapai atap rumah. Ban...

Banjir di Pamanukan Mulai Surut, Namun Warga Masih Menghadapi Kesulitan.

Gambar
  Banjir Pamanukan mulai surut, aktivitas warga belum normal  Blogger.com -----  Banjir di Pamanukan, Kabupaten Subang, mulai mengalami penurunan, pada hari Sabtu (31 Januari 2026) siang. Sungai Cipunagara, yang menyebabkan terjadinya banjir, kini tidak mengalami luapan kembali. Menurut pengamatan Kompas. com pada hari Sabtu siang, meskipun Sungai Cipunagara tidak lagi meluap, air banjir masih menggenangi rumah warga dengan ketinggian antara 30 hingga 150 sentimeter. Warga juga terlihat masih berada di beberapa lokasi pengungsian, termasuk di bawah Jembatan Flyover Pamanukan. Sementara itu, jalan provinsi yang melewati pusat perbelanjaan Pamanukan, sebagian sudah mulai surut, tetapi terdapat beberapa ratus meter yang masih terendam air setinggi orang dewasa, sehingga kendaraan belum dapat melintas. "Warga yang mengalami banjir di rumah mereka masih bertahan di tempat pengungsian sampai siang ini," kata Wawan, salah satu pengungsi di bawah Jembatan Flyover Pamanukan, pada ...

Pembaruan mengenai Korban Longsor di Cisarua: 10 Jenazah Telah Ditemukan, Sehingga Jumlah Total Menjadi 70 Jasad.

Gambar
  Tim SAR gabungan menyisir area longsor Desa Psirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026). Blogger.com ----  Tim SAR Gabungan telah berhasil mengidentifikasi 10 kantong jenazah dari korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, selama operasi pencarian yang berlangsung pada Sabtu (31/1/2026). Dengan demikian, jumlah korban longsor di Cisarua yang telah dievakuasi sampai hari ke-8 pencarian ini adalah sebanyak 70 kantong jenazah. Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, menyatakan bahwa sepuluh kantong jenazah telah berhasil diangkut dari berbagai sektor pencarian antara pukul 09. 29 WIB hingga 16. 55 WIB. Hari ini, jumlah korban yang berhasil dievakuasi mencapai sepuluh kantong jenazah, sehingga total keseluruhan kini menjadi 70 kantong jenazah. "Sementara itu, jumlah korban yang masih dalam pencarian mencapai sepuluh orang," ungkapnya, sebagaimana dilaporkan oleh Antara. Ia menginformasikan bahwa penemuan jenazah korban long...

Hari ke-8 pencarian longsor di Cisarua: Tim SAR berhasil menemukan 10 jenazah, menjadikan total korban jiwa sebanyak 65 orang.

Gambar
  Tim SAR gabungan menyisir area longsor Desa Psirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026) Blogger.com -----  Tim SAR gabungan berhasil menemukan 10 jenazah korban tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada hari kedelapan dari operasi pencarian, yaitu pada hari Sabtu (31/1/2026). Dengan penemuan terkini ini, jumlah total korban yang berhasil diselamatkan mencapai 65 orang, sedangkan diperkirakan masih terdapat 10 korban lainnya yang dinyatakan tertimbun. Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, menyatakan bahwa semua jenazah telah ditemukan melalui pencarian yang teliti di berbagai lokasi sektor pencarian (worksite) dari pagi hingga sore hari. "Pada hari kedelapan ini, tim telah berhasil mengeluarkan 10 jenazah dari berbagai lokasi pencarian," ungkap Ade dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Sabtu (31/1/2026). Penemuan yang pertama kali terjadi pada pukul 09. 29 WIB di Lokasi Kerja B2. Kemudian, satu j...

Pohon Jatuh di 18 Lokasi Cianjur, BPBD Mengingatkan Penduduk Agar Selalu Siaga Hingga Mei.

Gambar
  Petugas BPBD Cianjurm Jawa Barat, mengevakuasi pohon yang menimpa dan merusak rumah warga. Dalam sepekan sedikitnya sebelas rumah rusak tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang dan cuaca ekstrem Blogger.com ------  Selama sepekan terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat bahwa sejumlah rumah penduduk mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon yang tumbang karena cuaca yang ekstrem. Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, menyatakan bahwa instansinya telah mencatat 18 insiden pohon tumbang yang terjadi di berbagai lokasi secara bersamaan. "Tidak ada korban jiwa, tetapi sebelas rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan parah," kata Asep kepada Kompas. com melalui telepon, pada hari Sabtu (30/1/2026). Infrastruktur Kelistrikan dan Pesantren yang Terpengaruh Selain merusak tempat tinggal penduduk, pohon yang tumbang juga menyebabkan kerusakan pada jaringan kabel PLN dan menghalangi jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas...

Banjir yang Terulang, DPRD Karawang Mendorong Normalisasi Citarum serta Perbaikan Sistem Drainase.

Gambar
  Wakil Ketua DPRD Karawang Dian Fahrud Jaman bersama stakeholder terkait meninjau Sungai Citarum di Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2025). Blogger.com ----  Wakil Ketua DPRD Karawang mendorong untuk melaksanakan normalisasi Sungai Citarum dan peningkatan sistem drainase sebagai langkah utama dalam mengatasi masalah banjir di Karawang.Titik utama dari penanganan ini terletak di Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok. Dian bersama dengan pimpinan DPRD Karawang menyatakan telah mendengar secara langsung keluhan masyarakat mengenai banjir yang disebabkan oleh meluapnya Sungai Citarum. Setelah melakukan pemeriksaan langsung, ia menyimpulkan bahwa normalisasi sungai merupakan kebutuhan yang mendesak dan tidak dapat ditunda lebih lama. "Kami telah melakukan pemeriksaan lokasi, memang benar bahwa Sungai Citarum ini memerlukan normalisasi. " "Warga juga mengajukan permohonan untuk adanya saluran pengalihan di Sungai Citarum supaya aliran air tidak mengalir la...

Dua Bulan Setelah Banjir, Tujuh Jembatan di Sawang Aceh Utara Belum Diperbaiki.

Gambar
  Jembatan yang hancur karena banjir di Desa Rambong Payong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (31/1/2026) Blogger.com ------  Tujuh jembatan yang rusak akibat banjir pada November 2025 hingga hari Sabtu (31/1/2026) masih belum dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Tujuh jembatan tersebut terletak di Desa Riseh Tunong, Rambong Payong, Blang Cut, Riseh Tengoh, Blang Tarakan, Sawang Alue Parang, serta Desa Lhok Cut. Situasi ini mendorong masyarakat untuk mempertaruhkan hidup mereka dan mengeluarkan biaya tambahan dalam melaksanakan aktivitas. Sementara itu, jembatan yang telah selesai dibangun saat ini hanya berupa jembatan sementara tipe gantung di Desa Lhok Kuyun dan Desa Tengoh. Sementara itu, jembatan tipe *bailey* yang sedang dalam tahap pembangunan terletak di Desa Keude Sawang, Teupin Rusep, dan Desa Kubu. Penduduk Mengandalkan Rakit yang Dikenakan Biaya.Salah satu penduduk Desa Riseh Tengoh, Munanda...

Banjir di Tangerang Kian Meluas, Bupati Meminta Maaf dan Menjelaskan Penyebabnya

Gambar
  Bupati Tanger ang Maesyal Rasyi d saat meninjau banjir di Kecamatan Gunung Kaler, Jumat (30/1/2026). Blogger.com -----  Banjir telah menyebar ke hampir seluruh area Kabupaten Tangerang, Banten. Dari keseluruhan 29 kecamatan, 27 kecamatan terpengaruh oleh banjir yang terjadi akibat hujan deras dalam beberapa hari terakhir. Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat terkait keadaan tersebut. Ia menyatakan bahwa banjir yang terjadi saat ini merupakan tantangan berat, baik untuk masyarakat maupun pemerintah daerah. Dari total 29 kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang, sebanyak 27 kecamatan mengalami dampak akibat banjir. Situasi ini pastinya merupakan tantangan bagi kita semua. " Kami, pemerintah daerah, senantiasa turun ke lapangan dan tidak pernah berhenti dalam memberikan layanan kepada masyarakat," ujar Maesyal saat memantau kondisi banjir di Kecamatan Gunung Kaler, Jumat (30/1/2026). Faktor Penyebab Banjir Maesyal menyampaikan bahwa b...

Wali Kota Semarang Menyatakan bahwa Partisipasi Masyarakat Merupakan Kunci untuk Mencegah Banjir.

Gambar
  Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat meninjau kegiatan Karya Bakti Pembersihan Sungai yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang di Kembangsari, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jumat (30/1/2026). Blogger.com ------  Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menekankan bahwa partisipasi aktif masyarakat adalah faktor utama keberhasilan dalam mencegah banjir. Menurut pendapatnya, pembersihan sungai yang merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan kota memerlukan partisipasi warga dan berbagai elemen masyarakat. Sehubungan dengan hal tersebut, Agustina menghargai kerjasama masyarakat Semarang Tengah yang turut berkontribusi dalam acara Karya Bakti Pembersihan Sungai yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang di Kembangsari, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, pada hari Jumat, 30 Januari 2026. "Sungai tersebut dibersihkan dari satu ujung ke ujung lainnya yang berada di Semarang Tengah. " Ini adalah kolaborasi yang melibatkan semua a...

Banjir di Semarang Terjadi Karena Aliran Air Dari Daerah Tinggi, Ini Penjelasan dari Wali Kota.

Gambar
  Sejumlah warga berjalan menembus banjir di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025). Menurut data sementara BPBD Kota Semarang sebanyak 39.405 jiwa dari 29.772 KK di 18 wilayah terdampak banjir yang melanda Kota Semarang akibat dari anomali cuaca dengan intensitas hujan tinggi sejak Selasa (21/10) Blogger.com -----  Arus air dari daerah atas dengan kemampuan penyerapan yang rendah disebut sebagai salah satu faktor utama penyebab banjir di Kota Semarang, Jawa Tengah. Situasi ini menyebabkan air hujan mengalir langsung ke area hilir tanpa terhenti, yang meningkatkan kemungkinan terjadinya genangan dan kerusakan pada infrastruktur. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengungkapkan bahwa berkurangnya kemampuan tanah untuk menyerap air di daerah atas mengakibatkan air hujan mengalir langsung ke Kota Semarang dan akhirnya menuju ke daerah pesisir. "Air hujan dari daerah tinggi langsung mengalir ke Kota Semarang karena kemampuan tanah untuk menyerapnya sudah...

Banjir di Pamanukan Menggenangi Jalur Pantura Subang, Lalu Lintas antara Cirebon dan Jakarta Terjebak Parah

Gambar
  Kondisi Jalur Pantura Pamanukan Arah Cirebon Jakarta terendam Banjir luapan Sungai Cipunagara Blogger.com ------  Banjir yang semakin serius dan semakin luas terjadi di Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Tidak hanya menggenangi ribuan rumah warga, tetapi juga mulai menggenangi jalur Pantura. Sesuai dengan pengamatan Kompas. com pada hari Jumat (30/1/2026), jalan Pantura yang mengarah dari Cirebon menuju Jakarta telah mulai terendam di sekitar jembatan Sungai Cipunagara Pamanukan. Kendaraan tampak terhambat karena melewati genangan air dari sungai Cipunagara yang meluap ke jalan nasional tersebut. Situasi ini menjadi semakin buruk karena jalan nasional tersebut sekarang dalam keadaan rusak dan berlubang akibat curah hujan yang terus-menerus. "Terjadi kemacetan yang panjang, terutama dari arah Cirebon. Saya mengira ada suatu peristiwa, namun ternyata jalan tersebut terendam banjir di Pamanukan," ungkap Hartono, seorang sopir trailer, saat ditemui oleh Kompas. com di lok...

Hama Ulat Daun Menyerang Bawang Merah, Petani di Madiun Mengalami Kerugian.

Gambar
  TERSERANG HAMA—Salah satu petani bawang merah menunjukkan daun bawang merah yang terserang hama ulat daun. Blogger.com ----  Para petani bawang merah di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, akan mengalami kerugian akibat serangan hama ulat daun yang menyerang bawang merah selama musim hujan. Kehilangan terjadi karena hasil panen akan menurun secara signifikan dibandingkan dengan keadaan yang biasa. Ali Nurokhim, seorang petani bawang merah dari Desa Klorogan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, mengungkapkan bahwa banyak tanaman bawang merah milik para petani yang terkena serangan hama ulat daun. Selain itu, tanaman bawang merah juga sering diserang oleh jamur fusarium serta mengalami bercak pada daun. Menurut Ali, hama telah menyerang tanaman bawang merah sejak tanaman tersebut berusia dua minggu. Jika tindakan untuk mengatasi serangan hama tersebut terlambat, maka petani akan mengalami kerugian besar karena tanaman bawang merah dapat mati. Serangan hama ulat daun umumnya mulai ter...

Polres Solok Selatan Menutup Tambang Emas Ilegal, Berjalan Kaki Selama 2 Jam Menuju Lokasi

Gambar
  Tim Satgas Polres Solok Selatan menutup tambang emas, Kamis (29/1/2026) Blogger.com ----  Tim Satgas Anti Penambangan Ilegal Polres Solok Selatan, yang berada di Sumatera Barat, menghentikan kegiatan tambang emas ilegal di Jorong Sungai Puah, Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Solok Selatan, pada Kamis sore, 29 Januari 2026. Penutupan ini dilaksanakan oleh tim gabungan dari Polres Solok Selatan dan Kodim 0309/Solok. Untuk mencapai lokasi tambang, anggota tim harus berjalan kaki selama dua jam karena area tersebut terisolasi dan tidak bisa diakses oleh kendaraan apapun. Setelah tiba di lokasi, tim hanya menemukan bekas-bekas aktivitas penambangan, seperti tempat tinggal pekerja dan beberapa alat tambang. Namun, diduga para penambang telah melarikan diri sebelum kedatangan petugas. "Kami menemukan pondok-pondok dan peralatan yang sudah dibakar. Lalu kami pasang garis polisi di lokasi," ujar Kapolres Solok Selatan, AKBP M. Faisal Perdana, saat dihub...

Sebagai proyek percontohan, Pemerintah Kabupaten akan memperluas akses pasar untuk Petani Garuda di seluruh area Kabupaten Bogor.

Gambar
  Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat meninjau langsung Pasar Petani Garuda di Cibinong, Kabupaten Bogor.   Kabupaten Bogor, Blogger. com ------ Pemerintah Kabupaten Bogor berencana untuk memperluas Pasar Petani Garuda dengan memanfaatkan lahan milik pemerintah di seluruh daerah Kabupaten Bogor. Hal ini disampaikan oleh Bupati Bogor saat meresmikan pasar buah dan membuka Pasar Petani Garuda di Cibinong. "Dinas Distanhorbun telah melaksanakan semacam festival buah yang meskipun sederhana, kami mencoba memulai operasional Pasar Petani Garuda," kata Bupati Rudy Susmanto pada hari Jumat, 30 Januari 2026. Rudy menyatakan bahwa Pasar Petani Garuda di Cibinong belum sepenuhnya selesai, saat ini baru mencapai sekitar 50 persen. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur lainnya akan dilanjutkan pada tahun 2026. "Sejauh ini, sudah ada 71 lapak yang mulai menata dagangannya dari total 158. Hanya saja, pembangunan fasilitas lainnya seperti toilet dan musola masih belum tersedia, tetap...

Katulampa dalam status Siaga 3, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalirkan air untuk mencegah banjir di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Gambar
  Andi Sudirman, penjaga Bendung Katulampa yang resmi pensiun Blogger.com ----  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil tindakan sementara untuk mengatasi banjir yang terjadi di beberapa area Jakarta Selatan dan Jakarta Timur setelah Bendung Katulampa berada pada status Siaga 3 sejak malam hari Kamis (29/1/2026) . Pramono menjelaskan bahwa sejak Katulampa berada dalam status Siaga 3, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengambil langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi peningkatan debit air Sungai Ciliwung.  "Katulampa telah berada dalam status Siaga 3 sejak 15 jam yang lalu. Kami sudah berada di Jakarta untuk mempersiapkan diri menghadapi situasi tersebut," ujarnya saat dijumpai di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, pada hari Jumat (30/1/2026). "Pada saat ini, beberapa wilayah yang sebelumnya belum pernah terjangkau harus dibuka saluran airnya agar air dapat mengalir ke laut," ungkap Pramono. Ia ...

Warga Kebon Pala: Kelelahan, Bulan Ini Sering Terjadi Banjir di Jakarta

Gambar
  Polisi ketika hendak melakilan evakuasi di kawaana Kebon Pala, Jumat (30/1/2026). Blogger.com ----  Penduduk Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur, menyatakan kelelahan mereka dalam menghadapi banjir yang sering terjadi dalam beberapa hari terakhir. Banjir di Kebon Pala dan Tanah Rendah telah diketahui terjadi berulang kali sejak tanggal 20 Januari 2026. Tri, seorang penduduk Tanah Rendah, Jatinegara, mengungkapkan kelelahan akibat seringnya banjir yang menyerang rumahnya. Ia telah menetap di wilayah tersebut sejak masa kanak-kanaknya. "Agak melelahkan, bulan ini sering mengalami banjir, tetapi apa yang dapat dilakukan? Lebih baik daripada harus menyewa," ujar Tri saat ditemukan di lokasi, Jumat (30/1/2026). Namun, Tri menyatakan kesediaan untuk melakukan normalisasi, dengan syarat dipindahkan ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) serta menerima kompensasi yang sesuai. Harapannya, jika memang akan dipindahkan, sebaiknya dipindahkan ke rumah susun. Hanya saja, lokasi ruma...

Pantura Subang Dalam Status Siaga: Telah Terendam oleh Luapan Sungai, Sekarang Diterpa Banjir Rob.

Gambar
  Sebanyak 120 hektar sawah di Desa Bobos Kecamatan Legonkulon Subang Terendam Banjir luapan Sungai Cipunagara. Blogger.com ------  Kesedihan yang dialami oleh masyarakat di daerah Pantai Utara (Pantura) Subang semakin parah. Selain masih tenggelam dalam banjir akibat meluapnya beberapa sungai, pada hari Kamis (29/1/2026), warga di pesisir utara juga harus menghadapi serangan banjir rob. Menurut pengamatan Kompas. com, lima desa di empat kecamatan di Pantura Subang telah terkena banjir rob. Daerah yang terpengaruh mencakup Desa Mayangan, Desa Legonwetan, dan Desa Tegalurung yang berada di Kecamatan Legonkulon; Desa Anggasari di Kecamatan Sukasari; Desa Muara di Kecamatan Blanakan; serta Dusun Galian yang terletak di Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara. Banjir rob ini terjadi karena gelombang tinggi yang menerpa pantai utara Subang, ditambah dengan besarnya aliran air sungai yang mengalir ke laut, terutama Sungai Ciasem, Sungai Cipunagara, dan Sungai Cigadung. Ratusan hunian ...

Normalisasi Sungai Ciliwung, dana sebesar Rp 300 miliar, serta upaya untuk mengurangi banjir di Jakarta.

Gambar
  Proyek Normalisasi Kali Ciliwung di Cawang Dikerjakan Pemprov DKI bersama Kementerian PU Blogger.com -----  Setelah waktu yang cukup lama tidak aktif, normalisasi di sepanjang Kali Ciliwung kini telah dilanjutkan. Sepanjang aliran sungai yang sering meluap tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menaruh harapan baru untuk mengatasi banjir yang terjadi setiap musim hujan. Normalisasi Sungai Ciliwung secara resmi dilanjutkan pada Kamis (29/1/2026), setelah proyek ini terhenti sejak tahun 2017. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari solusi jangka menengah untuk mengatasi masalah banjir di ibu kota. Ini merupakan bagian untuk menangani masalah banjir jangka menengah yang terjadi di Jakarta. "Proses normalisasi Sungai Ciliwung ini pernah terhenti sejak tahun 2017, dan kini kami melanjutkannya kembali," kata Pramono saat melakukan peninjauan terhadap pembebasan lahan di Cawang, Jakarta Timur. Dua bagian utama Proyek normalisasi C...

Postingan populer dari blog ini

Bunga bangkai raksasa yang dikenal sebagai Amorphopallus titanum sedang mekar di Kebun Raya Bogor.

Bangkit dari Sela Sawit: Cerita Ismu Widodo Mengembangkan Komoditas Kopi Liberika di Sepaku

Hujan dan Angin di Cibinong Mengakibatkan Tiga Rumah Warga Rusak Karena Tertimpa Pohon